BARITO TIMUR – Polsek Patangkep Tutui, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui sosialisasi dan imbauan langsung kepada masyarakat Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (17/10/2026), pukul 12.40 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh lima personel Polsek Patangkep Tutui, yakni Aiptu M. Istiadi, Aipda Kris Mantang, Bripka Nur Alim, Bripka Inggu Saputra, dan Bripda M. Wiranto. Dengan menggunakan kendaraan roda dua sebagai sarana pendukung, personel turun langsung menyampaikan pesan pencegahan Karhutla kepada masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, personel memberikan imbauan tegas kepada warga agar tidak membuka lahan baru dengan cara dibakar. Petugas juga membentangkan spanduk bertuliskan larangan membakar hutan dan lahan sebagai bentuk edukasi sekaligus pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan oleh pembakaran hutan dan lahan, baik terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat. Melalui pendekatan langsung, Polri mendorong warga agar lebih peduli terhadap potensi Karhutla serta ikut berperan aktif dalam menjaga wilayahnya dari ancaman kebakaran.
Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan komitmen bersama antara kepolisian dan masyarakat. Warga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan serta senantiasa mengutamakan cara-cara yang tidak menimbulkan risiko kebakaran.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Desa Bentot untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya indikasi kebakaran hutan dan lahan di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Polsek Patangkep Tutui menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi, edukasi, dan imbauan langsung guna mencegah Karhutla serta menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polsek Patangkep Tutui.
Dari hasil kegiatan, masyarakat dapat memahami dampak yang ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.(Joe)












