SUKAMARA – Sat Polairud Polres Sukamara melaksanakan sambang dialogis kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Jelai. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan perairan, Kamis (30/07/2026) Pagi.
Personel menyambangi sejumlah warga, pengguna transportasi air, serta masyarakat yang menggantungkan kegiatan ekonominya pada sungai. Melalui komunikasi secara langsung, petugas menyerap informasi mengenai kondisi keamanan dan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban di kawasan perairan.
Dalam dialog tersebut, masyarakat diingatkan agar tidak membuang sampah rumah tangga, plastik, limbah, maupun bahan berbahaya ke sungai. Kebiasaan membuang sampah ke aliran air dapat menyebabkan pencemaran, mengganggu ekosistem, mempersempit alur sungai, dan meningkatkan risiko banjir pada saat debit air bertambah.
Personel juga memberikan imbauan tegas agar masyarakat tidak menangkap ikan dengan cara menyetrum. Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan pelaku dan masyarakat di sekitarnya, tetapi juga dapat mematikan berbagai jenis biota air serta merusak keberlanjutan sumber daya perikanan di DAS Jelai.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Polairud Polres Sukamara AKP Muhammad Sakir, S.Sos., turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila melihat munculnya titik api.
Sat Polairud Polres Sukamara akan terus meningkatkan kegiatan sambang dan patroli perairan untuk menjaga keamanan jalur sungai. Melalui keterlibatan aktif masyarakat, DAS Jelai diharapkan tetap aman, bersih, terpelihara, serta dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan bagi kepentingan bersama. (HMS)


