PETI DI DESA SEMONCOL DIDUGA MASIH BEROPERASI, EXCAVATOR DAN DOMPENG DISEBUT MASIH BERAKTIVITAS

PETI DI DESA SEMONCOL DIDUGA MASIH BEROPERASI, EXCAVATOR DAN DOMPENG DISEBUT MASIH BERAKTIVITAS

SANGGAU, Kalbar — sinarraya.co.id Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Desa Semoncol, Kabupaten Sanggau, disebut masih terus berlangsung.

Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, aktivitas pertambangan tersebut diduga menggunakan alat berat excavator serta mesin dompeng untuk mengeruk dan mengolah material yang diduga mengandung emas.

Aktivitas penggunaan alat berat dalam kegiatan yang diduga PETI ini menjadi sorotan karena berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta kawasan sekitar apabila dilakukan tanpa perizinan dan pengawasan sesuai ketentuan.

Masyarakat meminta aparat penegak hukum segera turun langsung ke lokasi guna memastikan apakah aktivitas tersebut benar-benar berlangsung dan memiliki legalitas perizinan.

Jika terbukti merupakan kegiatan pertambangan tanpa izin, masyarakat berharap penindakan tidak berhenti pada pekerja lapangan. Pemilik alat, pemodal, pengelola hingga pihak yang diduga menikmati hasil kegiatan pertambangan juga diminta ditelusuri.

Pertanyaan publik kini mengarah pada satu hal: siapa yang berada di balik aktivitas PETI yang disebut masih berjalan di Desa Semoncol?

Redaksi menegaskan, informasi mengenai aktivitas tersebut masih berstatus dugaan dan memerlukan verifikasi serta konfirmasi dari pihak berwenang maupun pihak terkait.

Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan.(*/tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *