*Patroli Gabungan Polsek Awang Sisir Lahan Rawan Karhutla, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Sejak Dini*

**Awang** — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui patroli gabungan lintas sektor di wilayah hukum Polsek Awang, Kabupaten Barito Timur, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan titik awal di halaman Mako Polsek Awang dan dilanjutkan menuju sejumlah wilayah, di antaranya Desa Hayaping, Desa Biwan dan Desa Tangkan. Patroli tersebut menjadi langkah preventif untuk mendeteksi sejak dini potensi karhutla, khususnya pada lahan yang telah dibersihkan dan berpotensi digunakan untuk aktivitas pembakaran.

Kegiatan melibatkan **Camat Awang Fernando, SSTP, Kapolsek Awang IPTU Saipul Fazrianoor, S.H., Aiptu Lewie, Bripka Heru Satria, Bripda Rizal Norhady, Sertu Julianto dari Koramil Hayaping, serta staf Kecamatan Awang Santian dan Wahyu**.

Dalam pelaksanaan patroli, personel gabungan melakukan pengecekan terhadap sejumlah lahan yang telah dibersihkan serta memantau kondisi lingkungan untuk memastikan tidak terdapat aktivitas pembakaran. Petugas juga melakukan identifikasi terhadap lokasi-lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya karhutla.

Hasil pemantauan mencatat sejumlah lahan yang telah dibersihkan, antara lain lahan milik **Lewiono** di Desa Janah Mansiwui dengan luas sekitar 2 hektare, lahan milik **Generasi** seluas sekitar 0,8 hektare, serta dua lahan di Desa Hayaping masing-masing milik **Siswanto** dengan luas sekitar 0,4 hektare dan milik **Dikron** seluas sekitar 0,25 hektare.

Selain melakukan pengecekan lapangan, personel gabungan juga menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Warga diberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak karhutla yang dapat mengganggu kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat serta keamanan dan ketertiban umum.

Personel turut menyosialisasikan **Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan pembakaran hutan dan lahan**, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan karhutla. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran maupun menemukan titik api.

Kapolsek Awang **IPTU Saipul Fazrianoor, S.H.**, mengatakan patroli gabungan merupakan bentuk sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan dan unsur terkait dalam melakukan pencegahan karhutla secara terpadu.

“Pencegahan harus dilakukan sejak dini, terutama terhadap lahan yang telah dibersihkan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar IPTU Saipul.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah Kecamatan Awang dari ancaman karhutla, khususnya pada kondisi musim kemarau.

Melalui patroli gabungan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan potensi kebakaran dapat dicegah sebelum berkembang menjadi lebih luas. Kegiatan sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan dan perangkat desa dalam upaya menjaga lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau **aman, lancar dan kondusif**.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *