*TAMIANG LAYANG** – Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Dayu RT 003, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 14.40 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah barang persediaan toko milik warga dengan estimasi kerugian mencapai Rp20 juta.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, peristiwa bermula ketika pemilik toko sekaligus korban, Efanrio Kusmana (31), baru saja bangun tidur dan mendengar suara seperti benda beradu dari arah tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) dan stok barang dagangan yang berada di teras rumahnya.
Merasa curiga, korban kemudian membuka tirai jendela dan melihat ke arah tempat penyimpanan BBM jenis Pertalite yang ternyata sudah terbakar. Korban segera keluar rumah dan mendapati sumber api berasal dari bagian tutup jeriken berkapasitas 35 liter yang berisi Pertalite.
Korban sempat berupaya memadamkan api secara mandiri. Namun, kobaran api justru semakin membesar sehingga korban meminta bantuan masyarakat sekitar untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tidak berselang lama, petugas pemadam kebakaran bersama relawan tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Akibat kejadian tersebut, sejumlah stok barang dagangan yang berada di teras rumah hangus terbakar.
Dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah).
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel piket Polsek Dusun Tengah segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta melakukan pendataan dan pencatatan terhadap saksi-saksi yang mengetahui peristiwa kebakaran.
Polsek Dusun Tengah juga melakukan koordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Barito Timur untuk pelaksanaan olah TKP guna membantu mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Kapolsek Dusun Tengah **IPTU STEFANUS RANTEALO, S.H., M.M.**, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal penanganan dengan mendatangi lokasi, mengamankan TKP, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Menurutnya, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui olah TKP oleh petugas identifikasi.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan bahan bakar minyak maupun barang-barang yang mudah terbakar. BBM hendaknya disimpan pada tempat khusus yang aman, jauh dari sumber panas atau api, serta tidak berdekatan dengan area tempat tinggal maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api.
Sementara itu, Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Dusun Tengah akan terus melakukan penyelidikan, monitoring, serta pengumpulan bahan keterangan untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
Polsek Dusun Tengah mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian apabila menemukan tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin guna mencegah meluasnya dampak kebakaran. (Joe)






