*TAMIANG LAYANG** – Di tengah kondisi kabut asap yang mengurangi jarak pandang pengguna jalan, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Timur tetap hadir memberikan pelayanan melalui kegiatan *strong point* pengaturan lalu lintas di Jalan A. Yani, tepatnya di Simpang 3 Kartika, Kamis (8/10/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 06.10 WIB hingga 07.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus mengantisipasi potensi kecelakaan akibat kondisi jarak pandang yang terbatas.
Personel Satlantas melaksanakan pengaturan arus kendaraan pada persimpangan yang menjadi salah satu titik aktivitas lalu lintas masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat membantu pengguna jalan lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama saat kondisi lingkungan dipengaruhi kabut asap.
Selain melakukan pengaturan, personel juga memberikan imbauan Kamseltibcarlantas serta teguran secara simpatik kepada pengguna jalan yang ditemukan melakukan pelanggaran. Edukasi turut diberikan kepada pengguna sepeda listrik agar senantiasa memperhatikan keselamatan dan situasi di sekitarnya.
Personel juga membantu masyarakat yang hendak menyeberangi jalan sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan sikap humanis, namun tetap tegas dalam mengingatkan pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Heriadi dan BRIPTU Riki Anugrah Amianu dengan didukung sarana prasarana berupa HT perorangan, borgol, peluit dan *button stick*.
Plt. Kasatlantas Polres Barito Timur IPDA Sukisno Hendika mengatakan, pengaturan lalu lintas di tengah kondisi jarak pandang yang terganggu merupakan bentuk kesiapsiagaan personel dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Dalam kondisi seperti kabut asap, pengguna jalan harus meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan. Kehadiran personel di lapangan bertujuan membantu mengatur arus sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi ketika jarak pandang terbatas. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dan perlengkapan keselamatan sebelum melakukan perjalanan serta selalu memperhatikan situasi di sepanjang jalan.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas dan saling menghargai antar pengguna jalan,” tegasnya.
Selama pelaksanaan *strong point*, situasi lalu lintas di Simpang 3 Kartika terpantau aman dan kondusif. Arus kendaraan berjalan lancar dan kegiatan pengaturan dapat dilaksanakan dengan baik sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan di tengah kondisi kabut asap. (Joe)








