Dengarkan Aspirasi Warga, Polsek Jabiren Raya Gelar Dialog Kamtibmas di Desa Tumbang Nusa

Pulang Pisau – Kepolisian Sektor (Polsek) Jabiren Raya terus berkomitmen untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai pendekatan dialogis yang humanis. Langkah ini diwujudkan dengan menggelar kegiatan tatap muka langsung bersama warga untuk mendengarkan berbagai masukan terkait situasi keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka. Pertemuan santai namun sarat makna ini berlangsung di salah satu warung milik warga di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (14/07/2026) Siang.

Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat ini bertujuan untuk membuka ruang komunikasi yang sumbat, sehingga warga tidak merasa canggung dalam menyampaikan keluhan atau informasi penting. Dengan duduk bersama dalam suasana kekeluargaan, diharapkan segala potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan diantisipasi sejak dini melalui sinergi yang kuat antara aparat dan warga setempat.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Jabiren Raya IPDA David Fiderson Jaya, S.H., mengungkapkan bahwa dialog langsung seperti ini jauh lebih efektif dalam menyerap aspirasi murni masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga, bukan hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai mitra dan pelindung mereka,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan warga menyambut baik inisiatif dari pihak kepolisian yang mau turun langsung ke lapangan untuk berdialog. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Kapolsek dan anggota yang mau duduk bersama kami di sini, mendengarkan keluh kesah kami secara langsung tanpa ada jarak,” ungkap salah seorang warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Melalui komunikasi dua arah yang terus terjaga ini, Polsek Jabiren Raya berharap masyarakat dapat semakin proaktif dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Pertemuan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama mewujudkan lingkungan desa yang aman, damai, dan tenteram. (Humasrespulpis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *