*TAMIANG LAYANG** – Upaya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berbasis masyarakat terus dilakukan Polsek Dusun Tengah Polres Barito Timur. Bhabinkamtibmas Desa Tangkum, Bripda Alfin Arya Setia Pratama, menghadiri sekaligus mendukung kegiatan pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Balai Desa Tangkum, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Selasa (06/09/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kecamatan Raren Batuah, Kepala Desa Tangkum, Ketua BPD Desa Tangkum, Danki Brimob Kompi C, Manggala Agni Kementerian Kehutanan Kabupaten Barito Utara, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta masyarakat calon anggota MPA Desa Tangkum. Sekitar 40 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Tangkum sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Calon anggota MPA juga mendapatkan penyampaian materi serta praktik dari pemateri Manggala Agni Kementerian Kehutanan Kabupaten Barito Utara.
Selain pembekalan teknis, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai Maklumat Kapolda Kalteng terkait larangan dan sanksi pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melaporkan secara cepat apabila mengetahui adanya kebakaran maupun titik api melalui Call Center Layanan Kepolisian 110.
Kapolsek Dusun Tengah Polres Barito Timur IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., mengatakan pembentukan MPA merupakan langkah positif untuk memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan Karhutla di lingkungan masing-masing.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan terbentuknya Masyarakat Peduli Api, kami berharap masyarakat semakin siap dan peduli dalam melakukan pencegahan sejak dini, sekaligus memahami langkah yang harus dilakukan apabila menemukan potensi kebakaran,” ujar IPTU Stefanus.
Ia menambahkan, Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan dan membangun komunikasi dengan masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan Karhutla serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Melalui pembentukan MPA tersebut, diharapkan masyarakat Desa Tangkum memiliki kepedulian dan kesiapsiagaan yang semakin kuat dalam mencegah serta merespons ancaman Karhutla. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar dan kondusif. (Joe)








