**TAMIANG LAYANG** – Upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba terus dilakukan Polres Barito Timur (Bartim). Kapolres Bartim AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., bersama Kasat Binmas AKP Asep Supriadi melaksanakan kegiatan **Polisi Peduli Pendidikan (Polidik)** di SMK Jajaka Barito Timur, Jalan Munsit, Desa Serapat, Kecamatan Dusun Timur, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengangkat tema pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui dialog interaktif bersama para pelajar, kepala sekolah, dan dewan guru. Program ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan institusi pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, Kapolres Bartim didampingi Kasat Binmas AKP Asep Supriadi, IPTU Budiyana, BRIPKA Ilhamy, dan BRIPDA Samuel Octo S. Para personel berdialog langsung dengan pelajar untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan dan masa depan, serta pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang positif.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas AKP Asep Supriadi, menyampaikan bahwa kegiatan Polidik merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus langkah preventif untuk melindungi pelajar dari pengaruh negatif narkoba.
“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Generasi muda merupakan aset masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama. Karena itu, kami mengajak para pelajar untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan memilih kegiatan positif yang mendukung masa depan mereka,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, pihak sekolah, dan masyarakat. Komunikasi yang terbuka antara pelajar, guru, orang tua, dan aparat diharapkan dapat membantu mendeteksi persoalan sejak dini sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
Selain membahas bahaya narkoba, personel Polres Bartim juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada kepala sekolah, dewan guru, dan para pelajar. Mereka diajak berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, termasuk mengingatkan keluarga dan masyarakat sekitar untuk menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, Polri juga memberikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya larangan membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan ini disampaikan agar para pelajar dapat meneruskan informasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka.
Sebagai bentuk peningkatan akses pelayanan kepolisian, para peserta juga diinformasikan mengenai layanan Call Center Polri 110 yang dapat dihubungi untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian ketika diperlukan.
Melalui dialog interaktif tersebut, Polres Bartim turut menyerap aspirasi dan informasi dari pihak sekolah maupun pelajar mengenai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Informasi yang diterima menjadi bahan bagi kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan.
Program Polidik ini sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kemitraan antara Polri dengan institusi pendidikan. Dengan komunikasi yang terjalin secara langsung, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, tertib, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik tanpa ancaman penyalahgunaan narkoba.
“Keamanan dan masa depan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba. Apabila masyarakat membutuhkan kehadiran Polri atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, silakan memanfaatkan layanan Call Center 110,” tambahnya.
Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan, Polres Barito Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif, edukatif, dan humanis dalam menjaga kamtibmas serta mendukung program prioritas Polri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di SMK Jajaka Barito Timur terpantau aman, lancar, dan kondusif. Polres Bartim berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran pelajar untuk menjauhi narkoba, menaati aturan, dan menjadi bagian dari generasi muda yang berprestasi serta bertanggung jawab. (Joe)












