DUSUN TIMUR – Bhabinkamtibmas Desa Jaar bersama pemerintah desa dan masyarakat bergerak melakukan groundcheck terhadap titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan pengecekan dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai sebagai langkah deteksi dini dan penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Titik yang dilakukan pengecekan berdasarkan data satelit NASA-MODIS berada pada koordinat Latitude -2.4703 dan Longitude 115.21616.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama dua perangkat pemerintah desa dan seorang warga melakukan pemantauan langsung terhadap lokasi yang terindikasi sebagai titik panas. Tim menggunakan empat unit kendaraan roda dua untuk menuju dan melakukan pengecekan lokasi.
Setibanya di lokasi, tim menemukan hamparan lahan warga bekas aktivitas berkebun serta area kebun karet yang sebelumnya terbakar. Berdasarkan hasil pemeriksaan saat tim tiba, api telah padam seluruhnya dan tidak ditemukan adanya kobaran api aktif.
Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 30 x 30 meter persegi. Area yang terbakar merupakan lahan kebun karet yang diketahui milik warga bernama Elis, warga Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.
Kapolsek Dusun Timur Ipda Sulkhan Sururi, S.E. mengatakan, kegiatan groundcheck terhadap setiap informasi hotspot merupakan bagian dari upaya deteksi dini untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Setiap informasi titik panas harus segera dilakukan pengecekan. Langkah ini penting untuk memastikan apakah titik tersebut merupakan kebakaran aktif atau kondisi lainnya, sehingga apabila ditemukan api dapat segera dilakukan penanganan agar tidak meluas,” ujar Ipda Sulkhan.
Selain melakukan pengecekan, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya titik api atau kebakaran hutan dan lahan.
Kapolsek menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat. Informasi dari warga menjadi salah satu bagian penting dalam mempercepat respons petugas ketika ditemukan potensi kebakaran.
Melalui kegiatan groundcheck secara langsung, Polsek Dusun Timur terus memperkuat deteksi dini dan pemantauan wilayah guna mencegah Karhutla berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
Kegiatan pengecekan berjalan aman dan lancar, dengan kondisi lokasi yang telah dipastikan tidak terdapat api aktif.(Joe)








