Kotawaringin Timur, 2 Agustus 2026 – Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berakhlak mulia, Bhabinkamtibmas Desa Basirih Hulu melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan Pondok Pesantren Sabilul Mutaqqin, Desa Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu (2/8) mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Bripka Andry Nugroho didampingi Bripka Bayu Wicaksono, serta dihadiri oleh Ustaz Ahmad Sofi Yusdji, jajaran tenaga pendidik ponpes, dan diikuti oleh 121 orang santri.
Dalam pemaparannya, Bripka Andry Nugroho selaku narasumber menjelaskan secara rinci mengenai dasar hukum yang mengatur larangan perundungan di Indonesia, berbagai bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan pesantren, serta dalil Al-Qur’an dan Hadis yang melarang segala bentuk perbuatan menyakiti sesama.
“Perlu kami sampaikan kepada seluruh santri bahwa anggapan perundungan sebagai sarana melatih mental adalah hal yang keliru. Sama sekali tidak ada manfaat dari perbuatan bullying, justru menimbulkan dampak buruk yang besar baik bagi korban maupun pelakunya,” ujar Bripka Andry Nugroho.
Lebih lanjut ia menjabarkan dampak perundungan bagi korban berupa gangguan fisik, psikis, penurunan prestasi belajar, hingga hilangnya semangat beribadah. Sedangkan bagi pelaku, perbuatan tersebut tidak hanya berdosa besar di mata Allah SWT, tetapi juga dapat menjerat pelakunya dalam sanksi hukum yang berlaku di negara ini.
Setelah sesi penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi konseling yang dipandu oleh Bripka Andry Nugroho dan Bripka Bayu Wicaksono kepada santri yang diduga terlibat perbuatan perundungan, guna memberikan pemahaman serta pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan serupa dan kembali menjaga persaudaraan sesama santri.
Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Pihak Pondok Pesantren Sabilul Mutaqqin menyambut baik dan mengapresiasi upaya yang dilakukan kepolisian dalam turut serta menjaga keamanan dan ketertiban serta membina akhlak para santri.


