PONTIANAK – sinarraya.co.id Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat atau Bank Kalbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kalimantan Barat dalam mendukung program pemerintah, khususnya optimalisasi penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Kalbar, Yuse Chaidi Amzar, dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik dan Media Gathering Tahun 2026 yang digelar di Aula Sungai Melawai, Kantor Kanwil DJP Kalimantan Barat, Pontianak, Kamis (17/9/2026).
Forum tersebut menjadi ruang komunikasi dan evaluasi bersama untuk melihat perkembangan penerimaan pajak di wilayah Kalimantan Barat, tingkat kepatuhan masyarakat dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak.
Dalam kesempatan itu, Yuse Chaidi Amzar menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kanwil DJP Kalimantan Barat serta sinergi yang telah terbangun dengan berbagai instansi dan pemangku kepentingan di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja luar biasa dari Kanwil DJP Kalbar. Sinergi yang terbangun selama ini sudah sangat baik, melibatkan seluruh elemen mulai dari instansi pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga berbagai unsur vertikal lainnya,” ujar Yuse.
Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan ekosistem pemerintahan dan perekonomian yang semakin kuat. Karena itu, Bank Kalbar berharap hubungan strategis dengan DJP Kalbar dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama dan komunikasi.
“Melalui forum ini, kami berharap kolaborasi strategis dengan DJP dan seluruh pemangku kepentingan lainnya dapat terus ditingkatkan. Sinergi ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mengoptimalkan pendapatan negara dari sektor perpajakan,” katanya.
Yuse menegaskan, sebagai bank milik pemerintah daerah, Bank Kalbar memiliki komitmen untuk senantiasa membangun sinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.
“Sebagai bank milik pemerintah daerah, Bank Kalbar selalu bersinergi dengan seluruh instansi pemerintah maupun swasta,” tukasnya.
Ia berharap forum konsultasi publik dan media gathering tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, transparansi, serta kolaborasi antarlembaga dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kalimantan Barat.(*/zainul irwansyah).












