Tamiang Layang – Wakil Kepala Kepolisian Resor Barito Timur (Waka Polres Bartim) Kompol Alexander F. Sitepu, S.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) Tahun 2026 yang digelar di halaman Mapolres Barito Timur, Rabu (9/9/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Polres Barito Timur. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU), para perwira, serta seluruh personel Polres Bartim.
Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres Bartim Kompol Alexander F. Sitepu, S.H., membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir yang mengangkat pesan penting mengenai peran olahraga dalam membangun kualitas manusia Indonesia.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi merupakan investasi bangsa. Melalui olahraga, pembangunan manusia Indonesia dilakukan secara utuh, termasuk dalam membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, serta memiliki daya juang.
“Olahraga adalah investasi bangsa. Investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh, membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang, sekaligus berinvestasi pada kesehatan masyarakat agar semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” demikian amanat yang dibacakan Waka Polres Bartim.
Amanat tersebut juga menekankan tema HAORNAS tahun ini, “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, agar tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi gerakan nasional dan bagian dari agenda pembangunan.
Pemerintah diharapkan menempatkan olahraga sebagai bagian dari pembangunan kesehatan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Membangun masyarakat yang sehat tidak cukup hanya dengan memberikan pengobatan ketika masyarakat mengalami sakit, tetapi juga perlu dilakukan melalui upaya preventif dengan membangun kebiasaan hidup aktif.
Selain itu, pemerintah daerah diharapkan menjadi motor utama dalam menggerakkan masyarakat untuk hidup aktif dan bugar. Penyediaan ruang publik, fasilitas olahraga, jalur pejalan kaki, jalur bersepeda, serta program olahraga yang mudah, murah, aman dan inklusif dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya olahraga di tengah masyarakat.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa olahraga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, tempat kerja, desa dan kelurahan, ruang publik maupun lingkungan keluarga. Kegiatan seperti Car Free Day juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk membangun budaya masyarakat aktif dan tidak hanya dilaksanakan sebagai kegiatan seremonial.
Selanjutnya, keberhasilan pembangunan olahraga tidak semata-mata diukur berdasarkan banyaknya event yang diselenggarakan. Ukuran yang lebih penting adalah perubahan perilaku masyarakat, seperti meningkatnya jumlah masyarakat yang aktif bergerak, rutin berolahraga, serta meningkatnya tingkat kebugaran.
“Data dan indikator harus menjadi dasar kebijakan,” menjadi salah satu penekanan dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan pada upacara tersebut.
Amanat tersebut juga menggarisbawahi pentingnya pembangunan olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Setiap kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, pemuda, perempuan dan laki-laki, lansia, masyarakat perdesaan maupun perkotaan hingga penyandang disabilitas, harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk bergerak dan berolahraga.
Melalui peringatan HAORNAS 2026, jajaran Polres Barito Timur diharapkan turut menumbuhkan kesadaran bahwa olahraga merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Budaya olahraga bukan hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana menjaga kesehatan, membangun karakter, meningkatkan produktivitas dan menciptakan masyarakat yang aktif serta bugar.
Peringatan HAORNAS 2026 menjadi momentum untuk mengubah budaya bangsa dari pasif menjadi aktif, sekaligus menjadikan olahraga sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun manusia Indonesia yang sehat, tangguh, produktif dan berkualitas.(Joe)












