*BARITO TIMUR** – Jajaran Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan (ground check) terhadap titik panas (*hotspot*) yang terdeteksi melalui pantauan Satelit NASA-SNPP di wilayah Desa Muara Palantau, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau yang sedang berlangsung.
Berdasarkan data satelit NASA-SNPP, titik hotspot terdeteksi pada koordinat **Latitude -2.00511** dan **Longitude 114.96084** dengan tingkat kepercayaan (*confidence level*) **medium**. Lokasi titik panas berada di kawasan yang berbatasan dengan areal PT Indopenta dan secara administrasi masuk wilayah Desa Siong.
Ground check dilaksanakan oleh Bripka Haroy bersama Brigpol Mika Tabang selaku Bhabinkamtibmas dengan menggunakan dua unit kendaraan roda dua. Setibanya di lokasi, personel melakukan pencarian titik hotspot berdasarkan koordinat satelit serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Muara Palantau dan pihak PT Indopenta guna memperkuat langkah-langkah pencegahan karhutla.
Selain melakukan pengecekan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada kondisi cuaca panas tanpa curah hujan yang dapat memicu api cepat menyebar. Warga juga diingatkan mengenai sanksi hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan akses menuju titik hotspot dapat dilalui, sementara lokasi yang terpantau berada di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Indopenta, Desa Siong. Di sekitar lokasi juga terlihat kabut asap yang mengindikasikan adanya aktivitas pembakaran di kawasan tersebut. Pemerintah desa bersama pihak perusahaan menyatakan siap mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui koordinasi dan kerja sama lintas sektor.
Kapolsek Pematang Karau **IPDA Rikardo Hutahaean, S.H.**, menegaskan bahwa verifikasi setiap titik hotspot merupakan langkah penting dalam memastikan informasi dari pemantauan satelit dapat segera ditindaklanjuti di lapangan.
> “Memasuki puncak musim kemarau, kami menginstruksikan seluruh personel untuk merespons setiap informasi hotspot dengan cepat melalui pengecekan langsung di lapangan. Sinergi dengan pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain berisiko menimbulkan bencana, tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum,” tegas IPDA Rikardo Hutahaean.
Melalui kegiatan verifikasi hotspot ini, Polsek Pematang Karau berharap setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani sejak dini sehingga dampak kerusakan lingkungan maupun ancaman terhadap keselamatan masyarakat dapat diminimalkan selama musim kemarau di wilayah Kabupaten Barito Timur.(Joe)












