**Usai Ibadah Perjamuan Kudus, Polsek Benua Lima Ajak Jemaat GKE Simpun Bagok Cegah Karhutla**

*TAMIANG LAYANG** – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Polsek Benua Lima Polres Barito Timur dengan mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi langsung kepada masyarakat. Usai pelaksanaan ibadah Perjamuan Kudus Minggu, personel Polsek Benua Lima menyampaikan sosialisasi Karhutla dan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah kepada jemaat **Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Simpun Bagok, Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur**, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh **Bhabinkamtibmas Desa Bagok Aipda Mujiono**. Sosialisasi diikuti Pendeta, para Penatua, Diakon serta umat Kristen GKE Simpun Bagok yang mengikuti ibadah Perjamuan Kudus Minggu.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Mujiono memberikan arahan secara langsung kepada jemaat mengenai pentingnya bersama-sama mencegah Karhutla. Warga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, termasuk ketika membuka lahan untuk kegiatan berkebun maupun membersihkan lahan.

Kapolsek Benua Lima **IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M.** mengatakan, penyampaian pesan pencegahan Karhutla di lingkungan tempat ibadah merupakan salah satu upaya untuk menjangkau masyarakat secara langsung sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta turut mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitar agar tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Kapolsek.

Selain memberikan sosialisasi secara lisan, personel juga membentangkan spanduk **“STOP MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN”** sebagai bentuk edukasi dan pengingat kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan **Maklumat Kapolda Kalteng** mengenai larangan serta sanksi terhadap kegiatan pembakaran hutan dan lahan.

Kapolsek menambahkan, melalui pendekatan yang humanis dan komunikasi langsung dengan masyarakat, diharapkan pesan pencegahan Karhutla dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga lingkungan. Apabila masyarakat melihat adanya potensi kebakaran atau titik api, segera informasikan kepada pihak Kepolisian agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Polsek Benua Lima akan terus mengintensifkan edukasi dan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya Karhutla di wilayah hukum Polsek Benua Lima. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *