*TAK HANYA PANTAU HOTSPOT, PERSONEL POLRES BARTIM TURUN LANGSUNG PADAMKAN KARHUTLA*

Barito Timur – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Barito Timur terus diperkuat. Tidak hanya melakukan pemantauan terhadap titik hotspot, personel Polres Barito Timur turun langsung ke lapangan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat untuk membantu melakukan pemadaman api.

Groundcheck sekaligus pemadaman titik hotspot dengan tingkat kepercayaan 9 dari satelit TERRA-AQUA-NOAA20-SNPP tersebut dilaksanakan pada Minggu (20/9/2026) mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai, berlokasi di Desa Telang, perbatasan Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur.

Sebanyak 30 personel Polri, bersama 5 personel Damkar dan 5 warga, dikerahkan menuju lokasi yang berjarak sekitar 16 kilometer dari Polres Barito Timur dengan waktu tempuh kurang lebih 28 menit melalui jalur darat. Personel membawa sejumlah sarana pendukung, di antaranya 8 unit R2, 2 unit R4, 1 unit R6, 2 unit alkon dan 10 unit HT.

Setibanya di lokasi, personel Polres Barito Timur tidak hanya melakukan pengecekan titik api, tetapi ikut turun langsung membantu petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman lanjutan menggunakan alkon. Langkah tersebut difokuskan pada titik api yang masih aktif agar kobaran tidak meluas ke area di sekitarnya.

Lahan yang terbakar diperkirakan seluas kurang lebih 2 hektare dan merupakan lahan milik masyarakat atas nama Pak Arbhawino. Setelah dilakukan pemadaman bersama, api berhasil dikendalikan hingga padam. Meski demikian, masih ditemukan kepulan asap di beberapa titik sehingga personel tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali api, khususnya pada area yang berpotensi terbakar kembali.

Kepala Satgas Pemadaman Karhutla Polres Barito Timur AKP Sukajim, S.H., M.M., menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan tindakan cepat dan kerja sama seluruh unsur di lapangan.

“Personel Polres Barito Timur tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi turun langsung membantu petugas pemadam dalam upaya memadamkan titik api. Fokus kami adalah mengendalikan api agar tidak meluas dan memastikan kondisi di lapangan tetap aman. Pemantauan tetap dilakukan karena masih terdapat kepulan asap di beberapa titik,” tegas AKP Sukajim.

Kolaborasi personel Polri, petugas Damkar dan masyarakat tersebut menjadi langkah nyata dalam mempercepat penanganan Karhutla. Api berhasil dikendalikan dan(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *