Syukuran HUT Bhayangkara ke-80 Digelar Sederhana, Polda Kalbar Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat di Panti Asuhan Hidayatullah Kubu Raya

KUBU RAYA – sinarraya.co.id

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di lingkungan Polda Kalimantan Barat berlangsung dengan penuh kesederhanaan namun sarat makna. Mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, syukuran digelar di Lembaga Panti Asuhan Hidayatullah Bina Anak Yatim dan Mualaf, Jalan Arteri Supadio Gang Radio No. 7, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol. Bayu Dewantoro, S.I.K., M.M. beserta istri, Kabidkeu Polda Kalbar Kombes Pol. M. Sahroni Tohir, S.E., AKBP Tonny Wintara, S.E., M.H. selaku Kasubbid BIA dan APK Bidkeu Polda Kalbar, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, mahasiswa, insan media, pengurus panti, serta para anak asuh.

Ketua Panti Asuhan Hidayatullah, Arif Hartono, mengawali sambutannya dengan pantun yang disambut hangat para tamu. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan Polda Kalbar yang menjadikan panti asuhan sebagai lokasi syukuran Hari Bhayangkara ke-80.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini. Semoga di usia ke-80, Polri semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, semakin bersih dalam menjalankan tugas, serta terus menjadi pelindung, pengayom, pelayan, dan solusi bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan hukum,” ujarnya.

Menurut Arif, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus terus memberikan rasa aman, keadilan, dan menjadi tempat masyarakat mencari perlindungan ketika menghadapi persoalan yang tidak mampu diselesaikan sendiri.

Sementara itu, Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol. Bayu Dewantoro membacakan sambutan Kapolda Kalbar. Dalam sambutannya disampaikan bahwa usia 80 tahun bukan sekadar angka, melainkan simbol kematangan, pengalaman, dan konsistensi Polri dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Kalbar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, insan media, dan seluruh mitra kerja Polri yang selama ini telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada institusi Polri.

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini juga diisi berbagai kegiatan sosial seperti bakti kesehatan, bakti sosial, bazar UMKM, pasar murah, olahraga bersama, doa lintas agama, hingga penyaluran bantuan sosial.

Di Kalimantan Barat, Polda Kalbar secara serentak melaksanakan kegiatan syukuran di 10 titik, meliputi panti asuhan, panti disabilitas, dan panti jompo di Kota Pontianak serta Kabupaten Kubu Raya. Sebanyak sekitar 1.000 paket bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri.

Dalam kesempatan itu, Kombes Pol. Bayu Dewantoro menegaskan bahwa konsep peringatan Hari Bhayangkara tahun ini sengaja dibuat sederhana dengan mengutamakan kebersamaan bersama masyarakat.

“Intinya tahun ini kita melaksanakan syukuran secara sederhana. Kita tidak ingin merayakan sendiri, tetapi bersama masyarakat. Di sini hadir pemerintah daerah, mahasiswa, wartawan, tokoh masyarakat, dan adik-adik panti asuhan. Inilah wujud rasa syukur Polri yang ingin semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi informasi, kejahatan siber, penyalahgunaan narkoba hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan transparan. Karena itu, Polri terus berkomitmen meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan yang humanis melalui transformasi menuju Polri Presisi.

Mewakili Pemerintah Desa Arang Limbung, Kepala Dusun Suyono berharap Polri semakin maju dan terus menjadi pelindung masyarakat.

“Harapan kami semoga Polri tetap jaya, semakin mampu mengayomi masyarakat, dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik,” katanya.

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Panti Asuhan Hidayatullah menjadi bukti bahwa peringatan hari jadi Polri tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi Indonesia yang lebih baik.(*/zainul irwansyah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *