Sinergi Personel Gabungan Kepung Titik Api Karhutla di Desa Tumbang Nusa

Pulang Pisau – Upaya keras terus dilakukan oleh tim gabungan dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah hukum Polres Pulang Pisau. Personel KRYD Regu Bravo Polres Pulang Pisau bersama Polsek Jabiren Raya dan tim penanggulangan terpadu langsung bergerak cepat menerjang kepulan asap demi memadamkan kobaran api yang membakar lahan gambut di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (03/07/2026) Pagi.

Sebelum melakukan penyemprotan air, petugas terlebih dahulu memanfaatkan teknologi modern dengan menerjunkan unit “Drone” guna memetakan sebaran titik api secara akurat dari udara. Langkah ini diambil agar strategi pemadaman dan lokalisir area kebakaran dapat berjalan lebih efektif. Setelah titik api utama terpetakan, seluruh personel langsung berjibaku menyemprotkan air ke pusat-pusat api dengan menggunakan peralatan pemadam yang tersedia di lapangan.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Padal KRYD Regu Bravo AKP R. H. Harahap, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata respons cepat Polri bersama instansi terkait dalam mengantisipasi dampak buruk Karhutla. “Sinergi di lapangan sangat solid. Kami bersama rekan-rekan dari TNI AD, BPBD, Manggala Agni, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) terus berupaya memutus penjalaran api di lokasi,” ujar AKP R. H. Harahap saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan.

Meskipun sebagian besar area berhasil dijinakkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan (cooling down) untuk mencegah munculnya bara api baru, tim gabungan masih menghadapi tantangan berat di lapangan. Kondisi geografis berupa medan yang sulit dengan tanah gambut yang amblas menjadi rintangan utama yang menghambat pergerakan petugas dalam menjangkau seluruh titik api.

Hingga siang hari, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi serta jarak “spot” api yang terbilang sangat jauh di dalam hutan membuat beberapa titik masih belum bisa sepenuhnya dipadamkan. Kendati demikian, personel gabungan tidak menyurutkan langkah dan tetap disiagakan di sekitar lokasi pascakebakaran guna melakukan pemantauan intensif demi memastikan situasi benar-benar aman. (Humasrespulpis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *