Sikat Premanisme Hingga Miras, Polsek Banama Tingang Gempur Jalur Trans Kalimantan Lewat Patroli Malam

Pulang Pisau – Aparat kepolisian dari Sektor Banama Tingang terus meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Langkah antisipatif ini diwujudkan melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) patroli malam yang menyasar sejumlah titik strategis guna memastikan situasi lingkungan tetap aman dan nyaman bagi warga, Senin (13/07/2026) Malam.

Patroli malam ini dipusatkan di kawasan Jalan Trans Kalimantan Palangkaraya – Kuala Kurun, tepatnya di Desa Tangkahen, Kecamatan Banama Tingang. Fokus utama dari operasi KRYD kali ini adalah melakukan pencegahan serta penindakan terhadap segala bentuk potensi tindak kriminalitas jalanan, peredaran narkoba, penggunaan senjata tajam (sajam), hingga peredaran minuman keras (miras) yang kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K. M.Si., melalui Kapolsek Banama Tingang IPDA Fasca Candra Lukmana, S.S., menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan secara langsung terbukti efektif meminimalisir niat pelaku kejahatan. Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas serta memberikan imbauan secara humanis namun tetap tegas kepada para pengguna jalan dan pemuda yang berkumpul di sekitar lokasi.

“Kami berkomitmen penuh untuk memelihara ketertiban di wilayah Banama Tingang. Melalui razia dan patroli dialogis ini, sasaran utama kami seperti sajam, narkoba, miras, hingga aksi premanisme dapat ditekan secara maksimal agar masyarakat merasa terlindungi,” ujar IPDA Fasca.

Di samping melakukan pemeriksaan fisik dan kelengkapan berkendara, jajaran personel Polsek Banama Tingang juga aktif mengajak elemen masyarakat untuk ikut proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Warga diminta untuk segera berkoordinasi dan melaporkan ke kantor polisi terdekat apabila melihat, mendengar, atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak ketenteraman wilayah demi terciptanya keteraturan sosial yang harmonis. (Humasrespulpis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *