**
Tamiang Layang – Satsamapta Polres Barito Timur menggelar sosialisasi Kamtibmas malam hari kepada pedagang di lingkungan Terminal Pasar Tamanggoeng Djaja Karti, Jl. http://A.Yani Kel. Tamiang Layang, Sabtu (9/5/2026) pukul 20.00 WIB. Kegiatan bagian Patroli Perintis Presisi untuk cegah kejahatan di pusat ekonomi malam minggu.
Kasat Samapta Polres Bartim AKP SUKAJIM, S.H., M.M. menegaskan pedagang terminal rawan jadi korban kejahatan. “Malam hari banyak copet, penipuan, dan premanisme. Sosialisasi Kamtibmas langsung ke pedagang biar mereka waspada dan tahu cara lapor cepat,” jelasnya.
Kegiatan berdasarkan Sprin Kasat Samapta Nomor: Sprin/21/IV/HUK.6.6./2026/Satsamapta, Tanggal 30 April 2026. Tiga personel turun langsung yakni BRIGPOL IRAWAN G, BRIPDA YUHENDI KURNIAWAN, dan BRIPDA DONI M.C menggunakan Ranmor R4 Isuzu D’Max http://No.Pol.1032-35.
Setibanya di Terminal Pasar Tamanggoeng Djaja Karti, BRIGPOL IRAWAN G menyambangi kios pedagang makanan dan lapak sayur. Personel dialogis sampaikan imbauan agar pedagang tidak menyimpan uang dagangan di laci terbuka dan tidak menghitung uang di depan umum.
BRIPDA YUHENDI KURNIAWAN edukasi pedagang soal modus copet dan gendam. “Pelaku sering pura-pura belanja lalu alihkan perhatian. Kalau ada yang mencurigakan atau memaksa minta uang keamanan, langsung teriak atau hubungi 110,” tegasnya ke pedagang.
BRIPDA DONI M.C sosialisasikan Call Center Layanan Darurat Kepolisian 110 ke sopir angkot dan tukang ojek pangkalan. Stiker 110 ditempel di kaca loket bus dan pos ojek. Petugas ingatkan jangan parkir sembarangan dan kunci stang motor saat tinggalkan pangkalan.
Pedagang diimbau waspada uang palsu saat transaksi malam hari. Ciri uang palsu dijelaskan: kertas kusam, warna pudar, benang pengaman tidak timbul. Bila temukan uang mencurigakan, pedagang diminta tahan pelaku dengan bantuan warga lalu lapor polisi.
Sasaran sosialisasi Kamtibmas malam hari ini untuk cegah aksi premanisme, pungli, pencurian, dan penipuan di terminal. Kehadiran polisi berseragam sambil dialogis bikin pedagang merasa aman dan tidak takut melapor bila diperas oknum.
Pedagang Terminal Pasar Tamanggoeng Djaja Karti menyambut baik sosialisasi ini. Ibu Siti, pedagang gorengan, mengaku sering resah dengan pemuda mabuk yang minta uang. “Ada polisi patroli dan kasih nomor 110, kami jadi tenang jualan malam,” ujarnya.
Dari hasil sosialisasi Kamtibmas malam hari, lingkungan Terminal Pasar Tamanggoeng Djaja Karti terpantau aman kondusif terkendali. Tidak ditemukan premanisme, copet, maupun pungli. Pedagang berkomitmen jaga keamanan bersama dan aktif lapor ke 110.
Laporan sosialisasi Kamtibmas malam hari kepada pedagang telah disampaikan kepada Kapolda Kalteng, Dirsamapta Polda Kalteng, dan Kapolres Barito Timur. Satsamapta Polres Bartim akan rutin edukasi pusat ekonomi malam hari sambil menunggu petunjuk pimpinan.








