Satsamapta Polres Bartim Patroli Sosialisasi Kamtibmas, Perkuat Keamanan Rutan Lapas Kelas IIB Tamiang Layang

**

 

Barito Timur – Satsamapta Polres Barito Timur menggelar Patroli Sosialisasi Kamtibmas dengan menyasar Rutan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tamiang Layang, Rabu, 3 Juni 2026 pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini titik pertama Patroli Perintis Presisi Cipta Kondisi Aman.

 

Patroli mengacu Surat Perintah Kasat Samapta Nomor Sprin/23/V/HUK.6.6./2026/Satsamapta tanggal 29 Mei 2026. Tiga personel Satsamapta menggunakan Ranmor R4 Isuzu D-Max No. Pol 1032-35 untuk memberikan imbauan langsung kepada petugas dan warga sekitar Jl. Munsit.

 

Rutan Lapas Kelas IIB termasuk objek vital yang rawan gangguan. Kerawanan yang disosialisasikan meliputi upaya tahanan melarikan diri, penyelundupan narkoba dan HP, hingga aksi dari luar seperti pelemparan paket berisi barang terlarang.

 

Petugas melakukan dialog dengan petugas jaga rutan dan warga sekitar. Disampaikan imbauan agar petugas meningkatkan kewaspadaan saat jam kunjungan, pemeriksaan barang, dan patroli keliling. Kunci gembok, kawat berduri, serta CCTV diminta dicek secara berkala.

 

Kepada warga sekitar, personel mengimbau agar tidak membantu tahanan melarikan diri dan tidak menerima titipan mencurigakan untuk dimasukkan ke rutan. Warga juga diminta waspada terhadap orang tak dikenal yang mondar-mandir di sekitar tembok rutan pada malam hari.

 

Sosialisasi Call Center Layanan Darurat Kepolisian 110 jadi fokus. Warga diedukasi bahwa laporan cepat sangat penting untuk mencegah pelarian atau masuknya barang berbahaya. Nomor 110 dipastikan gratis dan aktif 24 jam untuk pelayanan aduan masyarakat.

 

Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman warga dan petugas meningkat. Koordinasi dengan pihak rutan berjalan baik. Situasi kawasan Rutan Lapas Kelas IIB Tamiang Layang terpantau *aman, kondusif, dan terkendali* selama sosialisasi berlangsung.

 

Kasat Samapta Polres Bartim AKP Sukajim, S.H., M.M. menegaskan Patroli Sosialisasi Kamtibmas wajib rutin di objek vital. Dengan edukasi langsung ke petugas dan masyarakat, diharapkan fungsi pembinaan di Lapas Kelas IIB berjalan lancar dan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *