Tamiang Layang – Satuan Lalu Lintas Polres Barito Timur melaksanakan patroli dan monitoring terhadap ketersediaan serta harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU dan Pertashop yang berada di wilayah hukum Polres Bartim, Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi pasca kenaikan harga BBM sekaligus memastikan stok dan distribusi BBM bersubsidi maupun non subsidi tetap berjalan aman serta tepat sasaran di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaan patroli dan monitoring tersebut, personel Satlantas Polres Bartim melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi SPBU dan Pertashop serta berkoordinasi dengan pihak pengelola maupun karyawan guna memperoleh data terkait stok dan harga BBM yang tersedia saat ini.
Berdasarkan hasil monitoring di SPBU Longkang, diketahui ketersediaan stok BBM masih dalam kondisi tersedia, di antaranya Biosolar sebanyak 800 liter dengan harga Rp6.800 per liter, Pertamax sebanyak 8.000 liter dengan harga Rp12.600 per liter, dan Pertalite sebanyak 800 liter dengan harga Rp10.000 per liter.
Sementara itu, untuk jenis Pertamina Dex dan Pertamax Turbo di SPBU Longkang terpantau dalam kondisi nihil atau kosong. Meski demikian, distribusi BBM lainnya masih berjalan normal dan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung.
Selain melakukan pengecekan di SPBU Longkang, personel Satlantas juga memonitor Pertashop Desa Jaweten. Dari hasil pengecekan diketahui stok Pertamax dan Dexlite di lokasi tersebut dalam kondisi nihil.
Monitoring turut dilakukan di Pertashop Desa Dorong, di mana stok Pertamax masih tersisa sekitar 300 liter dengan harga Rp12.500 per liter, sedangkan Dexlite masih dalam kondisi kosong.
Sedangkan di Pertashop Serapat, stok Pertamax masih tersedia sekitar 3.000 liter dengan harga Rp12.500 per liter, sementara Dexlite juga dilaporkan nihil.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap distribusi BBM di wilayah Kabupaten Barito Timur sekaligus untuk menginventarisir kondisi stok dan harga BBM subsidi maupun non subsidi yang ada di SPBU dan Pertashop.
Kasat Lantas Polres Bartim, Eddy Santoso melalui jajaran Satlantas menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah hukum Polres Bartim.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM di SPBU dan Pertashop tetap aman serta mengantisipasi adanya penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. Kami juga terus melakukan pengawasan agar penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan tertib dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Selain itu, personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada pihak pengelola SPBU dan Pertashop agar selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan adanya indikasi penyimpangan maupun gangguan keamanan terkait distribusi BBM.
Dengan adanya patroli dan monitoring rutin tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Barito Timur tetap aman dan kondusif serta kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.(Joe)












