Barito Timur – Satuan Intelkam Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan monitoring Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mitra di wilayah Kabupaten Barito Timur, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi pelajar di sejumlah sekolah, guna memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lancar, tepat sasaran, dan tanpa kendala di lapangan.
Kasat Intelkam Polres Barito Timur, AKP Bambang Priyanto, S.H., menyampaikan bahwa monitoring dilakukan terhadap beberapa SPPG mitra aktif yang tersebar di wilayah Barito Timur.
Di antaranya SPPG Ampah 1 yang dikelola Yayasan Khaleed Eijaz Swaad Saddan Raharja Sejahtera di Kelurahan Ampah Kota dengan jumlah penerima manfaat 2.541 orang dari 17 sekolah pada hari pelaksanaan ke-145, serta SPPG Benua Lima yang dikelola Yayasan Nurul Quran Urup di Desa Jaar dengan 1.169 penerima manfaat dari 44 sekolah pada hari pelaksanaan ke-130.
Selain itu, SPPG mitra PT. Boga Sari Barokah di Kelurahan Tamiang Layang juga tercatat melayani 1.147 penerima manfaat dari 5 sekolah pada hari pelaksanaan ke-119. Adapun menu yang disajikan pada program MBG bervariasi dan memenuhi standar gizi seimbang, seperti nasi putih, lauk ayam, sayur, hingga buah-buahan segar.
Sementara itu, dua SPPG lainnya yakni SPPG Ampah 02 dan SPPG Yayasan Saka Bakti Sinergi Desa Matabu dilaporkan berhenti operasional sementara karena alasan perbaikan, pemeliharaan, dan administrasi operasional.
Kasat Intelkam menjelaskan bahwa secara keseluruhan program MBG di Kabupaten Barito Timur mencakup 66 sekolah dengan total 4.857 siswa sebagai penerima manfaat aktif. Selain itu, terdapat sekitar 5.732 siswa di 50 sekolah lainnya yang belum menerima manfaat di wilayah tertentu.
“Selama kegiatan pendistribusian berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti, baik dalam proses pengolahan, penyajian, maupun distribusi makanan kepada siswa,” ungkap AKP Bambang Priyanto.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral dalam penanganan apabila terdapat aduan atau komplain dari masyarakat terkait pelaksanaan program MBG, serta perlunya monitoring berkelanjutan termasuk pengawasan melalui media sosial.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Program MBG di wilayah Barito Timur berjalan dengan baik dan diharapkan terus memberikan manfaat dalam peningkatan gizi anak-anak sekolah.(Joe)












