Palangka Raya – Untuk memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban yang berlangsung khidmat di Markas Komando Satbrimob, Jalan Tjilik Riwut Km. 32, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, pada Jumat (06/06/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dansatbrimob Polda Kalteng, Kombes Pol Irwan Jaya, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Satbrimob Daerah Kalteng, Ny. Endang Irwan Jaya. Diikuti pejabat utama serta seluruh personel Brimob dan anggota Bhayangkari.
Salat Idul Adha dipimpin oleh Ustadz Imam Sulqy, S.Pd., yang dalam khutbahnya menyampaikan pesan-pesan tentang keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya semangat berbagi dan kepedulian sosial, sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Idul Adha.
Usai pelaksanaan salat, acara dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah, sambutan dari Dansatbrimob, serta penyerahan hewan qurban kepada ketua panitia penyelenggara untuk selanjutnya dilakukan proses penyembelihan. Pada tahun ini, Satbrimob Polda Kalteng menyembelih sebanyak 12 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang merupakan hasil dari partisipasi dan sumbangsih Dansatbrimob serta Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran dan para donatur.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Irwan Jaya menyampaikan bahwa Idul Adha tidak hanya sekadar perayaan penyembelihan hewan qurban, tetapi juga mengandung pesan spiritual yang mendalam. Ia mengingatkan umat Islam akan kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, yang menjadi simbol ketundukan, keikhlasan, dan ketaatan terhadap perintah Allah SWT.
“Melalui ibadah qurban ini, kita diajarkan untuk peduli kepada sesama. Daging kurban yang dibagikan tidak hanya menjadi asupan gizi bagi yang membutuhkan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarumat manusia. Inilah wujud Islam sebagai agama yang mengajarkan ibadah kepada Allah, sekaligus menanamkan empati dan solidaritas sosial,” ujar Kombes Pol Irwan Jaya.
Proses penyembelihan hewan qurban berlangsung dengan tertib dan memperhatikan aspek kebersihan serta syariat Islam. Daging qurban kemudian dikemas dan didistribusikan kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu di lingkungan sekitar Mako, serta kepada keluarga besar Brimob Kalteng yang membutuhkan.










