Pontianak, sinarraya.co.id
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar Rabu (11/2) menyetujui pengunduran diri H. Rokidi, SE dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bank Kalbar.
Kepala Divisi Corporate Secretary Bank Kalbar, Adi Fitriyadi, menyampaikan bahwa RUPS secara resmi menerima pengunduran diri tersebut.
“Menyetujui pengunduran diri Saudara Rokidi dari jabatan Direktur Utama Bank Kalbar,” ungkap Adi, Kamis (12/2).
Setelah menerima pengunduran diri Rokidi, RUPS juga memutuskan mencalonkan Edy Kusnadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Sumber Daya Manusia, sebagai calon Direktur Utama Bank Kalbar.
Pencalonan tersebut akan diajukan untuk mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Adi menjelaskan, pengunduran diri atau pemberhentian dengan hormat Rokidi akan berlaku efektif setelah Edy Kusnadi memperoleh persetujuan atau dinyatakan lulus dalam penilaian kemampuan dan kepatutan dari OJK.
“Dengan demikian Saudara Rokidi, saat ini sampai dengan ditetapkannya direktur utama yang baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang akan datang secara definitif, masih menjabat secara sah sebagai direktur utama,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinan Rokidi, kinerja Bank Kalbar menunjukkan hasil yang sangat baik. Oleh karena itu, para pemegang saham berencana mengusulkan Rokidi untuk menempati posisi lain di Bank Kalbar di masa mendatang.
Selain itu, RUPS juga memutuskan mencalonkan Arif Gunanto sebagai Calon Direktur Teknologi Informasi & Digital Banking, serta mencalonkan Zainudin dan Sudirman sebagai calon Direktur Umum untuk mengikuti penilaian kemampuan dan kepatutan OJK.
Dalam RUPS tersebut, pemegang saham turut memberikan apresiasi atas capaian kinerja Bank Kalbar pada tahun buku 2025 yang dinilai sangat baik. Hampir seluruh target dalam Rencana Bisnis Bank tahun buku 2025 tercapai bahkan melampaui 100 persen.
“Termasuk capaian laba juga melampaui 100 persen sehingga Bank Kalbar dapat memberikan dividen ke pemegang saham lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkasnya.(*/zainul irwansyah)






