*Polsek Patangkep Tutui Sosialisasi Kamtibmas “Stop Kejahatan Jalanan” ke Remaja Desa Bentot
Barito Timur – Polsek Patangkep Tutui Polres Barito Timur menggelar sosialisasi kamtibmas kepada remaja di Desa Bentot, Kec. Patangkep Tutui, Senin, 2 Juni 2026 malam. Kegiatan menyasar pelajar dan pemuda agar terhindar dari kejahatan jalanan.
Sosialisasi dipimpin Aipda Tamrin bersama Aipda Marko Sutrisno, Briptu Ahmad Sholeh, Bripda Gemilang Daya Anugrah, dan Bripda Dede Randi. Petugas menyambangi pos ronda dan balai desa untuk berdialog langsung dengan remaja yang sedang berkumpul.
Materi utama yaitu modus kejahatan jalanan di wilayah pedesaan. Petugas memaparkan aksi jambret HP/tas saat boncengan, pencurian motor kunci T, tawuran antar kelompok, balap liar, serta penipuan online. Titik rawan berada di jalan sepi antar desa dan area nongkrong malam hari.
Remaja diajarkan jurus “3D” untuk cegah jambret: Jangan Pamer HP di jalan, Jangan Lengah saat berkendara, Jangan Sendiri saat pulang malam. Tas selempang dipakai menyilang ke badan dan barang berharga disimpan di jok motor agar tidak mudah diambil pelaku.
Untuk pencegahan curanmor, personel menekankan kunci ganda. Kunci stang ditambah kunci gembok cakram wajib digunakan. Motor diparkir di tempat terang dan terlihat warga. STNK jangan disimpan di bagasi karena mempersulit proses pelaporan jika motor hilang.
Petugas juga mengingatkan bahaya balap liar dan miras. Selain ditilang dan motor disita, balap liar berisiko kecelakaan fatal. Konsumsi miras memicu tawuran dan perkelahian. “Kuat itu yang bisa jaga diri dan teman, bukan yang ikut tawuran,” pesan Aipda Tamrin kepada remaja.
Jika melihat atau menjadi korban, remaja diimbau utamakan keselamatan. Jangan melawan pelaku bersenjata, hafalkan ciri fisik, jenis motor, dan plat nomor. Segera lapor ke perangkat desa atau hubungi Call Center 110 yang gratis 24 jam.
Kapolsek Patangkep Tutui IPDA Bambang Wahyudi, S.H. berharap remaja Desa Bentot jadi pelopor kamtibmas. Dengan edukasi sejak dini, diharapkan generasi muda menolak kejahatan jalanan dan menciptakan lingkungan desa yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga.
