JELAI – Mewujudkan lingkungan sosial yang bersih dari segala bentuk aksi premanisme jalanan serta pungutan liar, jajaran Polsek Jelai menggelar kegiatan pos pelayanan pagi. Melalui KRYD pagi hari, petugas kepolisian mengajak seluruh masyarakat umum untuk bersama-sama berkomitmen menolak keras segala bentuk intimidasi dan pemerasan di ruang publik, Senin (18/05/2026) Pagi.
Plotting personel dilakukan dengan menyisiri area pangkalan transportasi lokal serta pusat perlintasan logistik warga yang mulai ramai aktivitas awal pekan kerja. Petugas melakukan dialogis persuasif bersama warga guna memberikan ketegasan hukum bahwa tindakan premanisme adalah pelanggaran pidana. Langkah penertiban preemtif ini dilakukan demi melindungi hak kenyamanan warga beraktivitas.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kapolsek Jelai IPDA Widodo memaparkan bahwa pos pelayanan KRYD pagi hari ini mengedepankan prinsip pelayanan publik yang bersih, terbuka, dan anti-korupsi. Beliau menyampaikan pengawasan ketat dari unsur internal memastikan kehadiran polisi di lapangan murni menyajikan kenyamanan psikologis serta kepastian hukum bagi warga daerah.
Di sela-sela dialog kamtibmas, petugas mengimbau masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan setiap indikasi tindakan pemerasan atau pungli yang dilakukan oknum kelompok tertentu di lingkungan sekitar. Warga diajak menjadi agen pelopor ketertiban umum di lingkungan masing-masing, serta diingatkan untuk segera menghubungi pusat aduan cepat gratis Call Center 110 jika menemui kendala darurat.
Pelaksanaan kegiatan gelar KRYD pagi hari ini berakhir dengan situasi ketertiban umum yang sepenuhnya aman, lancar, dan kondusif di wilayah Kecamatan Jelai. Sinergitas yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat umum terjalin selaras di setiap rute operasional yang dijaga petugas polsek. Polsek Jelai berkomitmen untuk terus konsisten merutinkan pengamanan ini demi menjaga stabilitas wilayah. (HMS)






