*
Ampah – Polsek Dusun Tengah Polres Barito Timur melaksanakan sosialisasi bahaya balap liar dan senjata tajam kepada pemuda yang nongkrong bermotor saat KRYD di Ampah Kota, Kamis (7/5/2026) malam. Kegiatan untuk cegah laka lantas dan tawuran antar kelompok.
Kapolsek Dusun Tengah IPTU SUPRAYITNO, S.H., M.M. menegaskan balap liar dan sajam jadi atensi utama. “Pemuda nongkrong bermotor rawan ajakan balap liar dan bawa sajam. Sekali tersulut bisa tawuran. Ini yang kita cegah sejak dini,” tegasnya.
Sosialisasi dilaksanakan Regu II Piket Polsek Dusun Tengah yakni Aipda Salasa, Aipda Vaulus J, Brigpol Ade Novianto, Bripda Derisky Antriadi, dan Bripda Afrizal Wahyudi. Tim menyambangi lokasi kumpul pemuda bermotor di lingkungan sekitar Ampah Kota menggunakan Mobil Patroli.
Setibanya di lokasi, Brigpol Ade Novianto memimpin dialogis dengan para pemuda. Petugas memeriksa kelengkapan kendaraan dan memastikan tidak ada knalpot brong. Para pemuda diimbau tidak ikut balap liar karena membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
Aipda Vaulus J menjelaskan dampak hukum balap liar kepada pemuda. Sesuai UU LLAJ, pelaku balap liar dapat dipidana kurungan dan motor disita. “Jangan sampai hobi ngebut berujung tilang, masuk penjara, atau kecelakaan fatal,” pesannya.
Bripda Derisky Antriadi menyampaikan edukasi bahaya membawa senjata tajam. Membawa sajam tanpa izin melanggar UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara. Pemuda diminta tidak simpan sajam di jok motor atau bawa untuk gaya-gayaan.
Bripda Afrizal Wahyudi mengajak pemuda jadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Gunakan helm, tidak kebut-kebutan, dan hormati pengguna jalan lain. Kegiatan positif seperti komunitas motor yang tertib lebih bermanfaat daripada balap liar.
Aipda Salasa menambahkan, nongkrong bermotor boleh asal tertib dan tidak ganggu warga. Jangan tutup jalan, tidak geber motor, dan bubar sebelum larut malam. Hindari gesekan dengan kelompok lain yang bisa picu tawuran bawa sajam.
Para pemuda yang nongkrong menyambut baik imbauan polisi. Mereka berjanji tidak balap liar dan tidak bawa sajam. “Kami cuma nongkrong biasa pak. Siap tertib dan tidak bikin resah,” ujar salah satu pemuda kepada petugas.
Dari hasil kegiatan, situasi lingkungan sekitar Ampah Kota terpantau aman kondusif terkendali. Tidak ditemukan motor balap liar maupun pemuda bawa sajam. Polsek Dusun Tengah akan rutin patroli sasar titik kumpul pemuda bermotor. Laporan sosialisasi telah disampaikan kepada Kapolres Bartim, Waka Polres Bartim, dan Kabagops Polres Bartim untuk arahan pimpinan.








