Dusun Tengah – Untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman serta mencegah potensi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, personel Polsek Dusun Tengah Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan monitoring dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) di SPBU 64.737.01 Ampah dan penjualan BBM eceran di wilayah Kecamatan Dusun Tengah, Senin (18/5/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Dusun Tengah yang terdiri dari AIPTU Marhani, AIPDA Nisfi S, dan BRIPDA Nyoman dengan menyasar SPBU Ampah yang beralamat di Jalan Ampah–Tamiang Layang–Mantaliau, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel kepolisian melakukan pengecekan langsung terhadap stok dan harga BBM yang tersedia di SPBU berdasarkan keterangan dari salah satu karyawan SPBU bernama Sdri. Pasutri.
Dari hasil monitoring diketahui bahwa stok Biosolar tersedia sebanyak 10.791 liter dengan harga Rp6.800 per liter. Untuk Pertamax tersedia sebanyak 1.556 liter dengan harga Rp12.600 per liter.
Sementara itu, stok Pertalite dilaporkan dalam kondisi kosong atau nihil dengan harga resmi Rp10.000 per liter. Sedangkan Pertamina Dex masih tersedia sebanyak 4.880 liter dengan harga Rp28.500 per liter dan Pertamax Turbo tersedia sebanyak 8.829 liter dengan harga Rp20.350 per liter.
Petugas juga memantau kondisi antrean kendaraan di SPBU Ampah yang terpantau mencapai kurang lebih 150 meter, namun situasi tetap berjalan tertib dan kondusif.
Selain melakukan monitoring di SPBU, personel Polsek Dusun Tengah turut melakukan pengecekan harga BBM di tingkat eceran. Dari hasil pengecekan diketahui harga Pertamax di eceran dijual sekitar Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter, sedangkan Pertalite dijual sekitar Rp15.000 hingga Rp16.000 per liter.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar tetap tertib saat mengantre pengisian BBM serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi karena dapat merugikan masyarakat luas dan melanggar hukum.
Kapolsek Dusun Tengah, Suprayitno mengatakan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan distribusi BBM berjalan aman dan tepat sasaran.
“Kegiatan monitoring dan pulbaket ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM di wilayah Dusun Tengah tetap aman serta mencegah adanya penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. Personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tertib dan menjaga situasi kamtibmas,” ujar IPTU Suprayitno, S.H., M.M.
Ia juga menegaskan bahwa Polsek Dusun Tengah akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM di SPBU maupun penjualan eceran guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol di lapangan.(Joe)












