Barito Timur, Sebagai bentuk respons cepat terhadap informasi titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui Satelit Terra-Aqua-NOAA20-SNPP dengan tingkat kepercayaan (confidence level) 9, Polres Barito Timur bersama personel Polsubsektor Paku Polsek Dusun Tengah melaksanakan ground check serta sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di Desa Ipu Mea, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polres Barito Timur untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.
Ground check dilakukan di titik koordinat S 01°53’14.17″ dan E 115°02’53.27″, yang berjarak sekitar 21 kilometer dari Polsubsektor Paku dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit melalui jalur darat. Kegiatan melibatkan 6 personel Polri dengan dukungan 2 unit kendaraan roda dua (R2) dan 1 unit kendaraan roda empat (R4) serta didampingi oleh Kepala Desa Ipu Mea bersama empat orang warga setempat.
Dalam perjalanan menuju lokasi, tim menghadapi kendala berupa jembatan yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki bersama kepala desa dan warga menuju titik koordinat hotspot.
Setelah dilakukan penyisiran secara menyeluruh di lokasi, petugas tidak menemukan adanya titik api maupun asap yang mengindikasikan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Saat proses pengecekan berlangsung, wilayah tersebut diguyur hujan sehingga tim selanjutnya kembali ke titik awal setelah memastikan kondisi lokasi aman.
Selain melakukan pengecekan, personel juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak warga untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran maupun titik api sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polres Barito Timur dalam menjaga wilayahnya tetap bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap informasi hotspot akan ditindaklanjuti secara cepat melalui pengecekan langsung di lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mencegah terjadinya Karhutla.
«”Polres Barito Timur berkomitmen untuk merespons setiap informasi hotspot secara cepat dan profesional. Ground check ini merupakan langkah nyata untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran sehingga dapat ditangani sejak dini,” ujar AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H.»(Joe)












