POLISI BUKAN UNTUK DITAKUTI, IPTU FREDDY HADIR MENJADI SAHABAT ANAK DAN MENANAMKAN NILAI KEBAIKAN SEJAK DINI

POLISI BUKAN UNTUK DITAKUTI, IPTU FREDDY HADIR MENJADI SAHABAT ANAK DAN MENANAMKAN NILAI KEBAIKAN SEJAK DINI

Mempawah Hulu, 2 November 2026 – sinarraya.co.id Menanamkan nilai kedisiplinan dan kesadaran tertib berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang tumbuh dewasa. Bahkan, pendidikan tentang keselamatan, kebaikan, dan kepedulian dapat dimulai dari langkah kecil bersama anak-anak sejak usia dini.

Dengan semangat tersebut, Kapolsek Mempawah Hulu, IPTU Freddy Surya Purnama, S.H., M.H., bersama personel Polsek Mempawah Hulu melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak di TK Budi Mulya, Kecamatan Mempawah Hulu, Senin (2/11/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun kedekatan dengan generasi penerus bangsa.

Suasana penuh kehangatan dan keceriaan terlihat ketika Kapolsek bersama personel berinteraksi langsung dengan anak-anak. Dengan pendekatan yang ramah, sederhana, dan menyenangkan, anak-anak diperkenalkan dengan tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Tidak hanya itu, anak-anak juga diberikan edukasi tertib berlalu lintas, mulai dari mengenal rambu-rambu, memahami fungsi lampu lalu lintas, cara menyeberang jalan dengan aman, hingga pentingnya menggunakan helm ketika bepergian bersama orang tua.

Di sela kegiatan, Kapolsek juga mengajak anak-anak untuk membiasakan perilaku baik sejak dini, seperti menghormati guru dan orang tua, saling menyayangi, disiplin, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan anak usia dini, Polsek Mempawah Hulu turut memberikan dukungan berupa alat tulis untuk menambah semangat belajar anak-anak.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K.. .melalui
Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan bukan semata-mata untuk memperkenalkan institusi kepolisian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif dan membangun rasa aman sejak usia dini.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kita ingin mereka mengenal polisi bukan sebagai sosok yang harus ditakuti, tetapi sebagai sahabat yang siap membantu, melindungi, dan memberikan rasa aman. Melalui hal-hal sederhana seperti edukasi, perhatian, dan kepedulian, kita berharap dapat menanamkan nilai kebaikan sejak dini,” ungkapnya.

Menurutnya, pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan orang tua, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat, termasuk Polri.

Ada pesan sederhana yang ingin ditanamkan melalui kegiatan tersebut: bahwa polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga hadir untuk berbagi, mendidik, dan memberikan perhatian kepada masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi semangat POLISI BERSAMA MASYARAKAT, bahwa membangun kepercayaan tidak cukup hanya melalui kata-kata, melainkan harus diwujudkan melalui kehadiran dan tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung penuh keakraban dan disambut antusias oleh anak-anak serta pihak sekolah. Situasi selama kegiatan terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Karena sejatinya, membangun masa depan bangsa tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, cukup dimulai dengan senyuman seorang polisi, perhatian kecil, dan kepedulian yang mampu menumbuhkan mimpi besar di hati seorang anak.(*/zainul irwansyah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *