Barito Timur – Menindaklanjuti informasi hotspot dengan skala kepercayaan 9 yang terdeteksi oleh Satelit TERRA-AQUA-NOAA20-SNPP, PLH Kapolsek Dusun Timur bersama personel Polres Barito Timur melaksanakan groundcheck dan penanganan di lokasi titik api di Desa Siong RT. 01 RW. 01, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Selasa (29/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 3 personel Polri bersama 4 warga diterjunkan ke lokasi dengan dukungan 5 unit kendaraan roda dua untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan upaya penanganan terhadap titik api yang terdeteksi.
Hasil pengecekan menemukan dua lokasi lahan terbakar di wilayah Desa Siong. Titik pertama berada pada koordinat Latitude -2.06399 dan Longitude 114.9835, dengan luas lahan sekitar 50 x 70 meter. Lahan tersebut merupakan area tebangan belukar milik Arita, warga Desa Siong, dengan kondisi tanah gambut. Saat petugas tiba, api telah padam, namun proses pemadaman dan pendinginan tetap dilakukan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Sementara itu, titik kedua berada pada koordinat Latitude -2.0642 dan Longitude 114.9799. Lokasi ini merupakan kebun kelapa sawit milik Kusnan (Pak Wahyu), warga Trans Desa Siong. Kebakaran melanda lahan seluas kurang lebih 50 x 100 meter dengan jenis tanah gambut. Kondisi api juga telah padam, namun petugas tetap melaksanakan pemadaman lanjutan dan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
PLH Kapolsek Dusun Timur, IPDA Desta Anugrahno, S.Sos., menegaskan bahwa setiap informasi hotspot dari satelit akan segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan sebagai langkah cepat dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.(Joe)












