Pencarian Hari Kedua Warga Hilang di Simpang Naneng, Polri Bersama TNI dan Masyarakat Sisir Kebun hingga Aliran Sungai

TAMIANG LAYANG – Memasuki hari kedua pencarian warga yang dilaporkan hilang di Desa Simpang Naneng, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, personel Bhabinkamtibmas dan Polsubsektor Paku, Polsek Dusun Tengah, bersama TNI dan masyarakat terus berupaya menemukan keberadaan korban melalui penyisiran sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaannya.

Pencarian dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.15 WIB. Kegiatan melibatkan Aiptu Salmon Tarigan, Brigpol Roy Dianto, dan Briptu Mino Kristianto, bersama personel Yonif Uria Mapas, Kepala Desa Simpang Naneng, relawan Posko Karusen Janang, serta warga setempat.

Tim gabungan melakukan pencarian dengan menyisir kawasan kebun karet, lahan milik warga, hutan, hingga area sekitar sungai. Upaya tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel maupun masyarakat yang terlibat.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban bernama Risnawati, berusia 52 tahun, diketahui tidak berada di rumah ketika ayahnya, Ranes, pulang pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar Desa Simpang Naneng, tetapi belum berhasil menemukan korban.

Hingga pukul 20.15 WIB pada hari kedua pencarian, keberadaan Risnawati masih belum diketahui. Karena hari semakin gelap dan jarak pandang terbatas, tim bersama kepala desa, relawan, dan warga sepakat menghentikan pencarian sementara. Pencarian direncanakan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi (18/10/2026).

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., menyampaikan bahwa personel Polri terus berkoordinasi dengan TNI, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat untuk mendukung upaya pencarian warga yang dilaporkan hilang tersebut.

“Kami bersama unsur TNI, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat terus berupaya mencari keberadaan korban. Pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi, termasuk kebun karet, lahan warga, kawasan hutan, dan sekitar sungai. Karena kondisi sudah gelap dan jarak pandang terbatas, pencarian dihentikan sementara demi keselamatan bersama dan akan dilanjutkan kembali pada pagi hari,” ujar Kapolsek.

Kapolsek juga mengharapkan dukungan masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan Risnawati agar segera menyampaikannya kepada keluarga, pemerintah desa, atau pihak kepolisian untuk membantu proses pencarian.

Adapun ciri-ciri pakaian korban saat dilaporkan hilang adalah mengenakan baju berwarna biru dan celana pendek. Informasi dari masyarakat sangat diharapkan untuk membantu mempercepat penemuan korban.

Polsek Dusun Tengah bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus mendukung proses pencarian dan mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *