**Patroli Gabungan Polsek Benua Lima dan Koramil Cegah Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan**

*TAMIANG LAYANG** – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Barito Timur. Personel Polsek Benua Lima bersama personel Koramil 1012-03 Benua Lima melaksanakan patroli gabungan dalam rangka pencegahan Karhutla di wilayah hukum Polsek Benua Lima, Minggu (27/9/2026) sore.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut melibatkan Aipda Body Satria, Bripda Wahyu Ramadahan, Bripda Supriyadi serta Sertu Ferryansyah dari Koramil 1012-03 Benua Lima. Dengan menggunakan tiga unit kendaraan roda dua, tim menyusuri sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi terjadi kebakaran.

Rute patroli dimulai dari Mako Polsek Benua Lima menuju Desa Bamban dan Desa Tewah Pupuh, kemudian dilanjutkan menuju Desa Kandris sebelum kembali ke Mako Polsek Benua Lima.

Di sepanjang rute, personel melakukan observasi terhadap kondisi lingkungan hutan dan lahan guna mendeteksi secara dini potensi terjadinya kebakaran. Selain pemantauan, petugas juga melakukan dialogis dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan agar tidak melakukan pembakaran ketika membuka lahan untuk kegiatan berkebun.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diberikan sosialisasi mengenai Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan serta sanksi terhadap pembakaran hutan dan lahan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Petugas turut menyampaikan layanan Kepolisian **Call Center 110** yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui adanya kebakaran hutan dan lahan maupun titik api di wilayahnya.

Kapolsek Benua Lima Polres Barito Timur **Ipda Ichvan Herianto, S.H., M.M.** menegaskan bahwa patroli pencegahan merupakan bagian dari langkah kepolisian untuk melakukan deteksi dini sekaligus membangun kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla.

Melalui kegiatan tersebut, personel memastikan kondisi lingkungan yang menjadi sasaran patroli dalam keadaan aman dan tidak ditemukan titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran. Masyarakat juga semakin mengetahui larangan serta sanksi terkait pembakaran lahan dan memahami pentingnya segera melaporkan apabila menemukan indikasi Karhutla.

Sinergitas antara Polri dan TNI dalam kegiatan patroli tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga wilayah Kabupaten Barito Timur dari ancaman Karhutla, khususnya selama kondisi kemarau yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *