Pontianak — sinarraya.co.id Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan dikenal sebagai sosok pemimpin yang rendah hati, santun, dan berakhlak mulia. Banyak kalangan menilai, kepribadian dan kepemimpinannya memiliki kemiripan dengan Sayyidina Usman bin Affan, khalifah ketiga dalam sejarah Islam yang terkenal dengan kelembutan, kedermawanan, dan keteguhan iman.
Sayyidina Usman bin Affan adalah teladan dalam hal kesabaran, ketulusan, dan keadilan. Nilai-nilai itu tampak pula dalam diri Ria Norsan — pemimpin yang saleh, tidak rasis, dan tidak membeda-bedakan agama maupun suku.
Dalam pandangannya, seluruh warga Kalimantan Barat adalah bagian dari keluarga besar yang harus hidup rukun, saling menghargai, dan bekerja bersama untuk membangun daerah.
“Pak Ria Norsan adalah pemimpin yang saleh dan berjiwa lembut. Dia tidak pernah membeda-bedakan agama, suku, atau golongan. Dalam dirinya, saya melihat keteladanan seperti Sayyidina Usman bin Affan, seorang pemimpin yang dermawan, sabar, dan tulus dalam mengabdi,”
ujar Maman Suratman, tokoh masyarakat Kalimantan Barat, Kamis (6/11).
Sikap terbuka dan penuh kasih itu membuat Ria Norsan dekat dengan masyarakat dari berbagai latar belakang. Ia kerap hadir dalam kegiatan keagamaan, sosial, maupun adat tanpa membeda-bedakan siapa pun.
Kepeduliannya terhadap pembangunan rumah ibadah, pesantren, dan kegiatan kemasyarakatan menjadi bukti nyata komitmen beliau dalam menebarkan kebaikan.
Dalam dunia politik yang sering keras dan sarat kepentingan, Ria Norsan tampil sebagai sosok yang lembut namun tegas, religius namun bijaksana.
Dia membuktikan bahwa kepemimpinan berbasis akhlak dan ketulusan masih sangat dibutuhkan untuk menjaga keharmonisan dan kemajuan Kalimantan Barat.
Karena itulah, banyak pihak menilai bahwa Ria Norsan adalah cerminan modern dari keteladanan Sayyidina Usman bin Affan — pemimpin yang lembut, dermawan, dan menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab.(zir)






