Pontianak, 3 Juli 2026-sinarraya.co.id
Bank Kalbar kembali menunjukkan performa yang membanggakan pada Semester I Tahun 2026.
Di tengah tantangan dan ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi dunia usaha, bank pembangunan daerah ini berhasil mempertahankan tren pertumbuhan positif melalui pengelolaan keuangan yang sehat, pruden, dan berkelanjutan.
Capaian tersebut tercermin dari pertumbuhan pada berbagai indikator utama perusahaan. Mulai dari aset, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit dan pembiayaan, hingga laba, seluruhnya menunjukkan kinerja yang terus membaik.
Hasil ini menjadi bukti bahwa strategi bisnis Bank Kalbar berjalan efektif sekaligus memperlihatkan ketangguhan perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi.
Berdasarkan laporan kinerja per 30 Juni 2026, total aset Bank Kalbar mencapai Rp25,09 triliun atau tumbuh 2,28 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan posisi yang sama pada 30 Juni 2025 sebesar Rp24,53 triliun.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin kuatnya fundamental bisnis Bank Kalbar dalam menjaga stabilitas usaha.
Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Kalbar juga terus meningkat. Hal ini terlihat dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp18,86 triliun atau tumbuh 2,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp18,33 triliun.
Peningkatan DPK menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat untuk menempatkan dananya di Bank Kalbar.
Pada sisi intermediasi, Bank Kalbar juga membukukan pertumbuhan yang menggembirakan.
Hingga akhir Semester I Tahun 2026, penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp18,09 triliun atau meningkat 7,61 persen dibandingkan Semester I Tahun 2025 yang sebesar Rp16,81 triliun.
Pertumbuhan kredit tersebut menunjukkan komitmen Bank Kalbar dalam menjalankan fungsi intermediasi secara optimal, sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung aktivitas ekonomi, investasi, dan pembangunan di Kalimantan Barat.
Sementara itu, dari sisi profitabilitas, Bank Kalbar berhasil membukukan laba sebesar Rp262,44 miliar hingga 30 Juni 2026. Angka tersebut meningkat 1,70 persen dibandingkan capaian pada Semester I Tahun 2025.
Secara keseluruhan, pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan keuangan Bank Kalbar semakin kuat dan efisien.
Pertumbuhan yang terjadi di seluruh indikator utama menjadi bukti bahwa perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, pengelolaan risiko, dan penciptaan keuntungan secara berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Kalbar, H.Rokidi, menyampaikan rasa syukur atas capaian positif yang berhasil diraih perusahaan pada Semester I Tahun 2026.
“Alhamdulillah, kami memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas capaian kinerja Bank Kalbar pada Semester I Tahun 2026. Di tengah berbagai tantangan dan dinamika perekonomian yang masih berlangsung, Bank Kalbar masih diberikan kepercayaan oleh masyarakat sehingga mampu mencatatkan pertumbuhan positif.
Capaian ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh insan Bank Kalbar, serta dukungan para shareholder dan stakeholder yang senantiasa mempercayai Bank Kalbar,” ujarnya.
Menurut Rokidi, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Bank Kalbar untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat fundamental usaha agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan daerah.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ini dengan memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas layanan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, serta mengelola usaha secara sehat, pruden, dan berkelanjutan.
Dengan ikhtiar yang konsisten dan dukungan seluruh pihak, Bank Kalbar optimistis akan terus tumbuh lebih kuat, menghasilkan kinerja yang semakin baik, serta menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dan pembangunan Kalimantan Barat,” tegas Rokidi.(*/zainul irwansyah).
