*Kemarau Panjang Melanda, Pemkab Bartim Bersama Ratusan Jamaah Gelar Shalat Istisqa Mohon Turunnya Hujan**

*TAMIANG LAYANG** – Di tengah kondisi kemarau dan minimnya curah hujan yang berdampak terhadap ketersediaan air serta lingkungan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, pelajar dan masyarakat menggelar **Shalat Sunah Istisqa Muakkadah** di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi momentum bagi umat Islam di Kabupaten Barito Timur untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan yang bermanfaat, mencukupi kebutuhan masyarakat serta membawa keberkahan bagi kehidupan dan lingkungan.

Shalat Istisqa tersebut dihadiri **Bupati Barito Timur, Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Dandim 1012/Buntok, Kapolres Barito Timur yang diwakili Kabaglog Polres Barito Timur, Kajari Barito Timur, Ketua Pengadilan Negeri Tamiang Layang, Ketua Pengadilan Agama Tamiang Layang**, serta para Kepala OPD dan Kepala Instansi Vertikal se-Kabupaten Barito Timur.

Turut hadir pimpinan dan anggota organisasi kemasyarakatan Islam, kepala sekolah dan dewan guru serta pelajar Muslim tingkat SMP, SMA dan SMK wilayah Tamiang Layang. Kehadiran juga datang dari keluarga besar **MTsN 1 Barito Timur, MAN Barito Timur, MIN 1 Barito Timur, MI Al-Fitrah Tamiang Layang**, serta pengurus dan jamaah masjid maupun langgar di wilayah Tamiang Layang dan sekitarnya.

Dengan jumlah jamaah sekitar **200 orang**, pelaksanaan Shalat Istisqa dipimpin oleh **Ustadz Ahmad Gazali, S.Pd. II**, Kepala Pelaksana BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur. Sementara itu, **Ustadz H. Khairani, S.H.I., M.H.**, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur, bertindak sebagai khatib.

Dalam khotbahnya, Ustadz H. Khairani mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menyadari bahwa berbagai peristiwa yang terjadi merupakan bagian dari ketetapan dan kehendak-Nya. Umat juga diajak untuk tetap bersyukur dalam kondisi suka maupun duka serta senantiasa memperbanyak doa dan amal kebajikan.

Khatib juga mengingatkan pentingnya meneladani Nabi Muhammad SAW dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT maupun sesama makhluk. Kepedulian terhadap lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, merawat sumber daya alam, menghindari pemborosan, serta menjaga tumbuhan dan hewan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Kondisi kekeringan yang berkepanjangan dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari berkurangnya sumber mata air, meningkatnya risiko **kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)**, terganggunya aktivitas pertanian hingga potensi gagal panen. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan suhu semakin panas dan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat.

Dalam khotbah tersebut, jamaah diajak melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar dan bertaubat kepada Allah SWT atas berbagai kesalahan, termasuk perilaku yang tidak bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan. Pesan tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak hanya berdoa, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

Pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi bentuk **ikhtiar dan doa bersama umat Islam Kabupaten Barito Timur** untuk memohon turunnya hujan yang bermanfaat dan mencukupi kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi sarana memperkuat keimanan, ketakwaan, kebersamaan dan solidaritas dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Kehadiran unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tenaga pendidik dan pelajar menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap kondisi kekeringan yang tengah dihadapi. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjaga, tidak hanya melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat musim kemarau.

Kegiatan Shalat Sunah Istisqa Muakkadah selesai sekitar pukul 08.00 WIB. Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung **aman, tertib, lancar dan kondusif**.

Melalui doa yang dipanjatkan bersama, masyarakat Kabupaten Barito Timur berharap hujan segera turun dengan curahan yang cukup dan membawa manfaat bagi ketersediaan air, pertanian, lingkungan serta kehidupan masyarakat secara keseluruhan. (Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *