Kasat Intelkam Polres Bartim Hadiri Rapat Koordinasi PAKEM Tingkat Kabupaten Barito Timur

Tamiang Layang, Senin (04/08/2025) – Guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya menjaga ketertiban dan kerukunan umat beragama, Kasat Intelkam Polres Barito Timur, AKP Muchamad Saipul, menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) tingkat Kabupaten Barito Timur.

Rapat digelar pukul 10.00 WIB di Aula Kejaksaan Negeri Barito Timur dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Timur. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat lintas instansi antara lain Kadis Dukcapil, Kasi Intel Kodim 1012/BTK, Kesbangpol, Kemenag, FKUB, serta perwakilan dari Koramil.

Rapat koordinasi ini membahas langkah-langkah strategis pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan keagamaan yang berpotensi menyimpang, meresahkan masyarakat, serta mengganggu ketertiban umum. Dalam sambutannya, Kajari menekankan pentingnya pendekatan preventif, humanis, dan berbasis data dalam penanganan isu kepercayaan dan keyakinan menyimpang, dengan tetap mengedepankan edukasi dan dialog.

Poin-Poin Pembahasan Utama:

Kejaksaan Negeri menjelaskan dasar hukum PAKEM dan klasifikasi aliran kepercayaan, serta tugas utama tim PAKEM dalam menerima, meneliti, dan menganalisis laporan atau informasi yang berkembang di masyarakat.

Kesbangpol melaporkan keberadaan pengikut aliran Ahmadiyah di Transiong dan LDII di wilayah Semunberejo yang masih menjalankan aktivitas terbatas.

Dukcapil menegaskan pentingnya deteksi dini dan pelaporan cepat untuk mencegah penyebaran aliran menyimpang.

Koramil menyampaikan bahwa pengawasan saat ini masih minim dan mengharapkan peningkatan koordinasi melalui tim PAKEM.

Kementerian Agama menyampaikan komitmen melakukan pembinaan menyeluruh terhadap gereja dan jemaat.

FKUB menyoroti keberadaan organisasi keagamaan GAMKI yang dinilai perlu pengawasan lebih lanjut.

Kasat Intelkam Polres Bartim, AKP Muchamad Saipul, memaparkan hasil pemantauan terkini, di antaranya:

Aliran Ahmadiyah masih eksis dan dipimpin oleh mubalig bernama Sdr. Nanang, dengan jumlah 5 KK (10 jiwa).

Aktivitas Ahmadiyah saat ini bersifat tertutup, berupa pengajian malam dan menonton tausiyah dari saluran MATV tanpa menyebarkan ajaran ke luar komunitas dan Mayoritas pengikut Ahmadiyah bekerja di sektor perkebunan.

Kegiatan ditutup pada pukul 12.00 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta menyepakati pentingnya kolaborasi dalam menjaga harmoni sosial dan kebhinekaan di Kabupaten Barito Timur.

Rapat koordinasi PAKEM selanjutnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan depan di Kantor Kesbangpol Barito Timur.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *