**TAMIANG LAYANG** – Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Pematang Karau bersama unsur terkait dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Bambulung RT 11, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Minggu (13/9/2026).
Kebakaran diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat mengenai titik api di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Pematang Karau segera melakukan pengecekan ke lokasi berdasarkan koordinat yang dikirimkan warga. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 8 kilometer dari Mako Polsek Pematang Karau dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit.
Setibanya di lokasi, personel Polsek Pematang Karau bersama unsur TNI, Damkar, Kecamatan, warga, relawan, AGRINAS, PT HGE dan PT BGL langsung melakukan upaya penanganan dan pemadaman. Tim gabungan bekerja secara bersama-sama untuk melokalisasi api agar tidak meluas ke area lainnya.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai **±4 hektare**. Area tersebut merupakan kawasan hutan dan semak belukar yang berada berdampingan dengan wilayah PT HGE CAA Group. Dalam proses pemadaman, tim didukung berbagai sarana, antara lain 10 unit kendaraan roda dua, 4 unit roda empat, 5 unit kendaraan roda enam, 2 unit penyemprot air serta 10 unit alkon.
Kapolsek Pematang Karau Polres Barito Timur, **IPDA Rikardo Hutahaean, S.H.**, mengatakan penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat dan langsung melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Begitu menerima laporan dari warga, personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk bersama-sama melakukan penanganan. Sinergi dan kecepatan dalam merespons sangat penting agar api tidak semakin meluas,” ujar IPDA Rikardo.
Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul **22.00 WIB**. Setelah dilakukan penanganan bersama, api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi pascapemadaman terpantau **aman serta terkendali**.
Kapolsek juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan seluruh unsur yang turut membantu proses penanganan. Ia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan, sehingga dapat ditangani sedini mungkin.
“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam pencegahan karhutla. Jangan menunggu api membesar, setiap informasi mengenai titik api segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.(Joe)










