Breaking News
Satpolairud Polres Kapuas Sosialisasikan Larangan Karhutla kepada Warga Bantaran DAS Kapuas Satpolairud Polres Kapuas Cek Kelengkapan Alat Keselamatan kaKuala Kapuas – Personel Satpolairud Polres Kapuas Jajaran Polda Kalteng melakukan pengecekan kelengkapan alat Kapal yang melintas DAS Kapuas, Kab. Kapuas, Senin (24/8/2026) Pagi Pengecekan ini dilaksanakan agar nahkoda kapal atau pemilik Kapal melengkapi alat keselamatan saat berlayar seperti life jaket, dan life buoy sesuai aturan. Selain melakukan pemeriksaan, anggota Satpolairud Polres Kapuas juga melakukan penyuluhan dan imbauan kepada nahkoda kapal agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berlayar. Kapolres Kapuas melalui Kasatpolairud IPTU M. Fauzie Nor mengatakan pihaknya juga mengingatkan kepada nahkoda kapal selalu rutin mengecek mesin kapal, dan kondisi kapal apakah sudah siap untuk beroperasi. “Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman pengetahuan kepada nahkoda kapal begitu pentingnya melengkapi alat keselamatan berlayar guna menjaga diri di saat cuaca buruk,” kata IPTU M. Fauzie Nor “Itu penting menjadi perhatian bersama, dan perhatikan juga kapasitas muatan kapal agar tidak melebihi ambang batas,” ucapnya. Dia menuturkan melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mengarahkan agar lebih patuh dan taat dalam aturan saat berlayar seperti melengkapi dokumen kapal, membuat nama kapal serta melengkapi alat keselamatan. (AF)pal yang melintas DAS Kapuas Tingkatkan Kesadaran Kebersihan Lingkungan, Satpolairud Imbau Masyarakat Pesisir Untuk Tidak Membuang Sampah Ke Sungai Satpolairud Polres Kapuas Laksanakan Patroli Perairan, Beri Imbauan Stop Penambangan Liar Di DAS Kapuas Cegah Illegal Fishing, Satpolairud Polres Kapuas Imbau Hal Ini Pada Warga Pesisir DAS Kapuas.

Kapolres Gunung Mas Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di KM 8, Api Padam dalam 2,5 Jam

Kuala Kurun – Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., turun langsung memimpin tim gabungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Lintas Kecamatan Tewah menuju Kurun, tepatnya KM 8, Kabupaten Gunung Mas. Upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan api berhasil dipadamkan pada pukul 12.00 WIB, Senin (24/8/2026).

 

Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan terdiri dari personel TNI, personel Polres Gunung Mas, BNPB, serta unsur terkait lainnya. Seluruh unsur bergerak bersama melakukan pemadaman di lokasi untuk menangani titik kebakaran.

 

Kapolres Gunung Mas hadir langsung di lapangan untuk memimpin pelaksanaan penanganan. Kehadiran pimpinan di lokasi sekaligus menjadi bagian dari koordinasi bersama personel yang sedang melaksanakan tugas pemadaman.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.00 WIB. Penanganan berlangsung kurang lebih selama dua setengah jam sejak tim berada di lokasi pada pukul 09.30 WIB.

 

Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak dan respons yang terkoordinasi. “Kami bersama TNI, BNPB dan unsur terkait bergerak bersama untuk melakukan pemadaman. Yang terpenting, setiap penanganan di lapangan dilakukan secara terkoordinasi dan tetap memperhatikan keselamatan personel,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi.

 

Menurut Kapolres, masyarakat juga memiliki peran penting dalam membantu penanganan kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik ketika menemukan adanya kebakaran hutan dan lahan, tetapi segera menyampaikan informasi kepada pihak yang dapat menindaklanjuti.

 

“Apabila masyarakat menemukan adanya kebakaran hutan dan lahan, jangan panik. Segera laporkan melalui Call Center 110 agar informasi tersebut dapat diterima dan ditindaklanjuti oleh petugas,” kata Kapolres.

 

Kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat dalam merespons kejadian yang memerlukan penanganan langsung. Koordinasi dengan TNI, BNPB, dan unsur terkait menjadi bagian dari upaya bersama menangani Karhutla di wilayah Gunung Mas.

 

Penanganan tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Masing-masing unsur terlibat dalam pelaksanaan penanganan sesuai peran dan kondisi di lapangan.

 

Kapolres Gunung Mas mengingatkan agar kewaspadaan terhadap potensi Karhutla terus dijaga, terutama pada kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran serta segera memberikan informasi apabila menemukan titik api.

 

Setelah dilakukan upaya pemadaman bersama, api di lokasi KM 8 berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Penanganan ini dilakukan melalui kerja sama personel Polri, TNI, BNPB, dan unsur terkait lainnya.

 

Polres Gunung Mas berharap sinergi antarlembaga serta partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan penanganan Karhutla terus meningkat. Dengan koordinasi yang baik dan respons yang cepat, pelayanan kepada masyarakat dalam menghadapi kejadian kebakaran diharapkan semakin efektif dan responsif. (sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *