Usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kontingensi Aman Nusa II Tahun 2026, Kapolres Barito Timur **AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H.** didampingi Wakapolres **Kompol Alexsander F. Sitepu, S.H.**, para Pejabat Utama (PJU), perwira, serta Kapolsek jajaran melaksanakan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman Mapolres Barito Timur, Selasa (21/7/2026).
Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan yang akan digunakan dalam penanganan karhutla berada dalam kondisi siap pakai, mengingat wilayah Kabupaten Barito Timur mulai memasuki puncak musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Kapolres Barito Timur meninjau secara langsung berbagai perlengkapan pendukung penanggulangan karhutla, di antaranya mesin pompa air, selang pemadam, alat pemukul api, tangki air portabel, kendaraan operasional, perlengkapan pelindung diri, serta peralatan pendukung lainnya yang akan digunakan oleh personel saat melakukan upaya pemadaman maupun patroli pencegahan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan personel dan kelengkapan peralatan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi karhutla. Seluruh personel diminta rutin melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan sarana prasarana agar dapat dioperasikan secara optimal kapan pun dibutuhkan.
Pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Barito Timur dalam mendukung pelaksanaan Operasi Kontingensi Aman Nusa II Tahun 2026 serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla melalui sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan kesiapan personel dan peralatan yang optimal, diharapkan upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Barito Timur dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan efektif sehingga mampu meminimalisir dampak yang ditimbulkan selama musim kemarau tahun 2026.
(Joe)










