**Barito Timur** – Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus *groundcheck* titik api di Desa Sumur, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Jumat (31/7/2026) malam.
Pemadaman dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait munculnya titik api di wilayah Desa Sumur RT 01. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres bersama personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan api tidak meluas ke area lainnya.
Titik kebakaran berada pada koordinat **latitude -2.052302** dan **longitude 155.135558**. Lokasi tersebut berjarak sekitar 4,9 kilometer dari Mapolres Barito Timur dengan waktu tempuh kurang lebih delapan menit melalui jalur darat.
Operasi pemadaman melibatkan sebanyak 68 personel gabungan yang terdiri dari 30 personel Polri, 15 personel TNI dari Yonif TP/924, delapan personel BPBD, serta 15 relawan dan warga Desa Sumur. Dalam operasi tersebut, tim didukung sarana dan prasarana berupa satu unit kendaraan roda dua, tiga unit kendaraan roda empat, enam unit kendaraan pemadam roda enam, serta satu unit mesin alkon.
Setibanya di lokasi, Kapolres Bartim bersama Bhabinkamtibmas Desa Sumur, personel Siaga On Call Karhutla, TNI, relawan, dan masyarakat langsung melakukan pemadaman menggunakan armada pemadam dan mesin alkon. Berkat kerja sama seluruh pihak, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih luas.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektare. Lahan tersebut merupakan kawasan semak belukar dan kebun milik warga atas nama Ceria (Ibu Anjay), warga Desa Sumur, Kecamatan Dusun Timur.
Setelah proses pemadaman selesai, personel gabungan melanjutkan patroli dan pengecekan di sekitar lokasi sebagai bagian dari proses pendinginan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama pada area lahan gambut yang masih berpotensi menyimpan bara.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan langkah penting dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya titik api di Desa Sumur. Berkat sinergi antara Polri, TNI, BPBD, relawan, dan masyarakat, api berhasil dipadamkan. Kami juga melakukan patroli dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang dapat memicu kebakaran kembali,” ujar AKBP Eddy Santoso.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca pada musim kemarau sangat rentan memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla,” tambahnya.
Hingga proses pendinginan selesai dilaksanakan, situasi di lokasi kebakaran terpantau aman dan kondusif. Polres Barito Timur memastikan pengawasan dan patroli akan terus ditingkatkan guna mengantisipasi terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Barito Timur. (Joe)










