Jumat Curhat Polsek Kumai Sasar Nelayan Cilik Riwut, Bahas Pencurian Mesin dan Cuaca Ekstrem

KUMAI – Dermaga nelayan Cilik Riwut, Kelurahan Kumai Hilir, jadi lokasi Jumat Curhat Polsek Kumai pagi tadi. Kapolsek Kumai sengaja memilih pesisir karena ingin dengar langsung jeritan nelayan. Puluhan nelayan yang baru sandar ikut duduk melingkar bersama personel Polsek Kumai, ditemani semilir angin laut.

Curhatan nelayan mengerucut pada tiga hal. Pertama, maraknya pencurian mesin kapal dompeng saat perahu sandar malam hari. Sudah belasan kasus tapi pelakunya sulit ditangkap. Kedua, konflik jalur tangkap dengan nelayan luar daerah yang pakai alat tangkap terlarang. Ketiga, minimnya informasi cuaca ekstrem dari BMKG yang membuat banyak nelayan nekat melaut dan akhirnya karam.Kapolsek Kumai langsung merespons.

Untuk pencurian mesin, Patroli Satpolairud akan ditingkatkan di jam rawan 01.00–04.00 WIB dan warga diminta aktifkan ronda pesisir. Soal konflik nelayan, akan digelar mediasi dengan Dinas Perikanan dan HNSI Kobar.

Untuk info cuaca, Polsek Kumai akan buat grup WA khusus nelayan Cilik Riwut untuk broadcast peringatan dini BMKG tiap hari. Ketua kelompok nelayan ucapkan terima kasih karena baru kali ini polisi mau datang ke dermaga dengar keluhan mereka. Jumat Curhat ini jadi bukti Polri hadir tak hanya di darat, tapi juga di laut. Sinergi Polsek Kumai dan nelayan adalah kunci menjaga perairan Kumai tetap aman sebagai lumbung ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *