BALAI RIAM – Menjaga kedekatan dan kemitraan dengan warga, personel Polsek Balai Riam menggelar kegiatan sambang dialogis malam hari di sejumlah warung kopi dan tempat berkumpulnya warga. Langkah ini diambil sebagai strategi kepolisian untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan, Selasa (05/05/2026) Malam.
Petugas duduk bersama masyarakat, berbincang mengenai dinamika sosial yang terjadi di desa, serta mendengarkan keluh kesah warga terkait permasalahan keamanan lingkungan. Lewat pendekatan dialogis ini, polisi dapat memetakan potensi kerawanan secara lebih akurat, sekaligus mengajak warga untuk ikut berperan aktif menjadi “polisi bagi diri sendiri” dalam mengawasi lingkungan tempat tinggal dari ancaman kejahatan.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kapolsek Balai Riam IPTU Panangaran Rambe, S.H. menyampaikan bahwa sambang malam hari merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Beliau mengimbau agar warga tidak mudah terpancing oleh berita hoaks yang beredar di media sosial dan selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila ada persoalan yang berpotensi menimbulkan gesekan antarwarga.
Sebagai bentuk kegiatan humanis, petugas memberikan teguran yang sangat sopan kepada beberapa remaja yang bermain gawai hingga larut malam agar mereka kembali ke rumah untuk beristirahat. Selain itu, petugas juga gencar menyosialisasikan kegunaan Layanan Call Centre 110, memaparkan bahwa fasilitas tersebut adalah jembatan komunikasi yang responsif bagi warga jika membutuhkan bantuan kepolisian dalam situasi genting apa pun di wilayah Balai Riam.
Situasi di pedesaan wilayah Balai Riam terpantau sangat harmonis, dengan warga yang merespons positif kehadiran polisi yang mau berbaur dan mendengarkan masukan mereka di waktu malam. Kegiatan sambang ini membuktikan bahwa Polri selalu hadir sebagai pengayom yang bersahabat. Polsek Balai Riam berkomitmen untuk terus menjadikan dialog bersama warga sebagai instrumen utama dalam menjaga kondusifitas dan kedamaian wilayah hukumnya. (HMS)






