Dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan mencegah meluasnya kebakaran lahan, Polsek Dusun Tengah Polres Bartim- Polda Kalteng melakukan pengecekan titik hot spot yang mencurigakan pada hari Sabtu, 20 September 2025. Kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil, setelah mengungkap kegiatan pembukaan lahan secara ilegal yang dilakukan pemiliknya sendiri.

Berdasarkan pantauan satelit NASA – SNPP dengan koordinat latitude -1.84018 dan longitude 115.2013, lokasi hot spot terdeteksi di Desa Saing, Kecamatan Dusun Tengah. Informasi ini kemudian dikonfirmasi secara langsung oleh petugas lapangan. Dengan menggunakan kendaraan roda dua (R2) dan bantuan GPS dari ponsel Android, tim berangkat dari markas sekitar pukul 08.00 WIB, menempuh jarak sekitar 15 km yang memakan waktu kurang lebih 20 menit.
Personel yang bertugas, sebanyak tiga orang dari Polri, menggunakan dua unit R2 sebagai alat utama berkeliling dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Mereka juga berkoordinasi dengan Pemerintah Dusun Tengah dan MPA (Masyarakat Peduli Api) Desa Saing untuk memastikan langkah penanganan berjalan sinergis dan cepat.
Sesampainya di lapangan, petugas menemukan bahwa titik hot spot tersebut ternyata adalah lahan warga yang sengaja dibakar untuk membuka lahan baru. Luasnya sekitar 0,5 hektar dan proses pembakaran ini jelas melanggar aturan serta berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih besar jika tidak segera dipadamkan.
Segera setelah itu, anggota Polsek melakukan upaya pemadaman sisa api agar tidak menjalar ke area lain. Berkat kerja keras dan koordinasi yang solid, api berhasil dipadamkan sepenuhnya, sehingga kebakaran tidak meluas dan kerusakan bisa diminimalisir.
Kapolsek Dusun Tengah menyatakan, “Kami akan terus pantau dan lakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang. Perlindungan hutan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya polisi, tetapi seluruh masyarakat.”
Dengan keberhasilan ini, polisi kembali membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pengayom, tapi juga pahlawan lingkungan yang sigap menindak tegas pelaku pembakaran liar.(Joe)




