Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Standar Operasional melalui Field Day di Kebun Gunung Meliau

Meliau – sinarraya.co.id

Dalam upaya memperkuat pengawasan operasional, meningkatkan kualitas pelaksanaan panen, serta memastikan kegiatan pemeliharaan tanaman berjalan sesuai standar perusahaan, Holding Perkebunan Nusantara menggelar kegiatan Field Day di Blok 4 Afdeling I Kebun Gunung Meliau PTPN IV Regional V pada Kamis (4/6/2026).

Kegiatan Field Day ini menjadi sarana berbagi informasi dan pengalaman, mengidentifikasi serta mengadopsi praktik-praktik terbaik (best practices) di bidang perkebunan, serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung penerapan teknologi dan pelaksanaan perlakuan tanaman sesuai standar operasional prosedur (SOP) guna mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas pengelolaan kebun.

Kegiatan ini dipimpin oleh PMO Investasi Tanaman Wilayah Kalimantan Barat, Ahmad Ridwan, dan dihadiri Manager Kebun Gunung Meliau, Rachmadi, Asisten Kepala Rayon Selatan Susianus, Asisten Kepala Rayon Utara Lusius Pines, para Asisten Afdeling, Mandor I, Mandor Panen, serta Kap Inspeksi Afdeling.
Pada saat Field Day, peserta melakukan inspeksi langsung ke lapangan untuk mengevaluasi kondisi areal panen, meliputi kebersihan piringan, pengutipan brondolan, keberadaan tukulan, kondisi pelepah, serta penerapan standar operasional panen.

Selain itu, dilakukan perhitungan Kerapatan Panen Matang (KPM) sebagai dasar penyusunan estimasi produksi atau taksasi panen hari berikutnya.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum kondisi lapangan telah terpelihara dengan baik. Namun, masih ditemukan beberapa aspek yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut, antara lain brondolan hitam yang masih tertinggal di areal rendahan maupun areal aplikasi tandan kosong (tankos), serta keberadaan tukulan pada beberapa titik gawangan dan pokok sawit.

PMO Investasi Tanaman Wilayah Kalimantan Barat, Ahmad Ridwan, menegaskan pentingnya konsistensi penerapan standar operasional dan peningkatan disiplin seluruh tim panen dalam menjaga produktivitas serta meminimalkan potensi kehilangan hasil.

“Seluruh personel harus memastikan pengutipan brondolan dilakukan secara optimal, penanganan pelepah sengkleh sesuai ketentuan, serta penyusunan pelepah memenuhi standar perusahaan. Pengawasan yang konsisten menjadi kunci untuk mencapai kinerja panen yang optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan Field Day akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan pemahaman personel lapangan terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta untuk memastikan program kerja yang telah direncanakan dalam bar chart dapat berjalan sesuai target.
Melalui pelaksanaan Field Day secara rutin, PTPN IV Regional V terus mendorong budaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dan penguatan kontrol operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha perkebunan.(*/zainul irwansyah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *