*Barito Timur** – Menindaklanjuti terdeteksinya titik panas (*hotspot*) berdasarkan pemantauan satelit, Polsek Dusun Timur Polres Barito Timur bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang terindikasi terjadi kebakaran lahan di wilayah Desa Tampu Langit, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas informasi dari pemantauan **Satelit NASA-SNPP** yang mendeteksi satu titik *hotspot* dengan tingkat kepercayaan (*confidence level*) kategori sedang (*medium*). Berdasarkan data yang diterima, titik panas tersebut berada pada koordinat **Latitude -2.10676** dan **Longitude 114.97805**.
Pengecekan lapangan dilakukan oleh **Brigpol Supardi** selaku Bhabinkamtibmas Desa Tampu Langit bersama **Kepala Desa Tampu Langit Ibu Kasiati** dan **Tokoh Masyarakat Bapak Tamyansyah** dengan menggunakan kendaraan roda dua menuju lokasi yang terpantau satelit.
Setibanya di lokasi, tim menemukan satu titik bekas kebakaran lahan dengan luas sekitar **50 x 50 meter persegi** yang diketahui berada di lahan milik warga atas nama **Jainur (Bapak Iis)**. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, api telah padam dan tidak ditemukan adanya asap yang masih mengepul. Meski demikian, petugas tetap melakukan pengecekan menyeluruh terhadap area sekitar guna memastikan tidak terdapat sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Selain melakukan verifikasi titik panas, petugas juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tampu Langit untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya menjelang musim kemarau yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi dan imbauan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diingatkan bahwa aktivitas pembakaran lahan dapat menyebabkan kebakaran meluas, merusak ekosistem, menimbulkan pencemaran lingkungan, serta berpotensi dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolsek Dusun Timur, **IPDA Sulkhan Sururi, S.E.**, menegaskan bahwa setiap informasi terkait titik panas akan segera ditindaklanjuti sebagai langkah deteksi dini guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas.
> “Kami bergerak cepat melakukan verifikasi setiap titik hotspot yang terdeteksi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Selain pengecekan, kami juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain berisiko menimbulkan Karhutla, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar IPDA Sulkhan Sururi.
Polsek Dusun Timur akan terus meningkatkan patroli, monitoring, serta sosialisasi pencegahan Karhutla guna menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana asap di wilayah Kabupaten Barito Timur.
Selama kegiatan verifikasi dan pengecekan hotspot berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.(JOe)












