**TAMIANG LAYANG** – Respons cepat ditunjukkan personel Polres Barito Timur bersama unsur TNI, BPBD, relawan dan masyarakat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Sumur, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Selasa, 25 Agustus 2026.
Penanganan tersebut berawal dari **laporan masyarakat mengenai adanya titik api** di wilayah Desa Sumur. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polres Barito Timur melalui Bhabinkamtibmas Desa Sumur dan Piket Karhutla segera melaksanakan **groundcheck titik hotspot (HS)** untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah api meluas.
Kegiatan penanganan dimulai sekitar pukul **15.00 WIB** dengan melibatkan kekuatan gabungan, terdiri dari **27 personel Polri, 40 personel TNI, 10 personel BPBD, 10 warga, dan 4 relawan**. Tim juga didukung berbagai sarana, yakni **15 unit R2, 5 unit R4, 3 unit R6, serta 3 unit Alkon**.
Hasil pengecekan menunjukkan terdapat **satu titik api** di wilayah Desa Sumur dengan koordinat **Latitude -2.070673 dan Longitude 115.127970**. Lokasi tersebut berjarak sekitar **±8 kilometer dari Polres Barito Timur**, dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit melalui jalur darat.
Setibanya di lokasi, personel mendapati api masih menyala pada beberapa bagian lahan. Tim gabungan kemudian langsung melakukan pemadaman secara terpadu menggunakan peralatan dari **Tim Damkar BPBD Barito Timur, Yonif TP 924/UMS, serta Unit R4 Damkar Polres Barito Timur**.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih **enam jam** hingga api berhasil dikendalikan. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai **±2 hektare**. Lahan tersebut merupakan kawasan gambut yang ditumbuhi semak belukar dan belum diketahui identitas pemiliknya.
Setelah api berhasil dikendalikan, personel gabungan melanjutkan kegiatan dengan melakukan **patroli dan pendinginan (cooling down)** di sekitar lokasi bekas terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api, terutama pada kawasan gambut yang berpotensi menyimpan panas di dalam tanah.
Kapolres Barito Timur melalui jajaran terkait mengapresiasi respons cepat seluruh personel dan unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla. Sinergi antara Polri, TNI, BPBD, relawan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke kawasan lainnya.
Polres Barito Timur juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta segera menyampaikan laporan apabila menemukan asap atau titik api. **Informasi masyarakat yang cepat dan akurat sangat membantu petugas dalam melakukan groundcheck dan penanganan Karhutla sedini mungkin.**
Kegiatan penanganan berlangsung dengan aman dan lancar. Setelah dilakukan pemadaman serta pendinginan, kondisi titik api berhasil dikendalikan dan situasi di sekitar lokasi terpantau **aman serta kondusif**.(Joe)












