*GERAK CEPAT POLSEK PEMATANG KARAU TANGANI HOTSPOT DI DESA LEBO, TIM GABUNGAN PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN ±2 HEKTARE DAN PERKUAT ANTISIPASI API KEMBALI*

Polsek Pematang Karau Polres Barito Timur bergerak cepat melakukan groundcheck sekaligus penanganan titik hotspot yang terdeteksi di Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan groundcheck dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB berdasarkan data satelit NASA melalui aplikasi Sipongi+. Lokasi berada di kawasan hutan PT Borneo Green Lestari (BGL) yang berdampingan dengan areal perkebunan kelapa sawit PT BKI.

Untuk mencapai lokasi, personel menempuh jarak sekitar 20 kilometer dari Mako Polsek dengan waktu perjalanan kurang lebih 90 menit. Setelah tiba di areal kebun sawit PT BKI, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 4 kilometer menuju titik kebakaran.

Groundcheck melibatkan tiga personel Polri, 10 orang dari PT BGL, serta tiga warga. Tim menggunakan empat unit R2, dua unit R4, dan satu unit R6 dalam mendukung kegiatan di lapangan.

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan terhadap enam titik koordinat yang terdeteksi satelit NASA MODIS dan NASA NOAA20 dengan tingkat kepercayaan medium hingga high, ditemukan lokasi lahan terbakar berupa kawasan hutan semak belukar di dalam areal PT BGL yang berdampingan dengan perkebunan sawit PT BKI.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare. Penanganan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Pematang Karau, MPA PT BGL, dan masyarakat dengan pemadaman secara manual karena sumber air berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.

Api berhasil dipadamkan. Namun, sebagian kawasan masih mengeluarkan kepulan asap karena terdapat lahan gambut dan tumpukan daun kering, sehingga dilakukan kewaspadaan dan pemantauan lanjutan untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala.

Kapolsek Pematang Karau Polres Barito Timur IPDA Rikardo Hutahaean, S.H. menegaskan bahwa setelah api berhasil dipadamkan, upaya pendinginan dan pemantauan tetap menjadi perhatian untuk memastikan tidak terjadi kebakaran kembali.

“Api telah berhasil dipadamkan, namun kondisi lahan yang terdapat gambut dan tumpukan daun kering tetap harus diwaspadai. Kami mengimbau pihak PT BGL, MPA, dan masyarakat untuk terus melakukan pendinginan serta patroli di sekitar lokasi hingga kondisi benar-benar aman,” tegasnya.

Selain penanganan titik kebakaran, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk respons cepat Polsek Pematang Karau bersama unsur terkait dalam menangani titik hotspot sekaligus memastikan kondisi wilayah Desa Lebo tetap terkendali dan aman dari potensi meluasnya kebakaran.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *