*Gerak Cepat Gabungan TNI-Polri dan Tim Gabungan Padamkan Hotspot di Desa Didi*

Barito Timur – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Dusun Timur bersama TNI, BPBD, pemerintah desa, perusahaan, mahasiswa KKN, dan masyarakat dalam menangani titik hotspot yang terdeteksi di Desa Didi, RT. 03, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah,Jumat (14/8/2026).

Kegiatan groundcheck sekaligus pemadaman dilaksanakan mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai setelah adanya laporan masyarakat mengenai titik api di wilayah tersebut. Tim gabungan terdiri dari 1 personel Polri, 15 personel TNI, 10 personel BPBD, 8 perangkat Desa Didi, serta 6 personel PT. Kartawira Sera Lestari, bersama unsur terkait lainnya.

Titik hotspot berada pada koordinat Latitude -2.040379° dan Longitude 115.244415°. Lokasi berjarak sekitar 15 kilometer dari Polsek Dusun Timur dengan waktu tempuh kurang lebih 25 menit melalui jalur darat.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api masih menyala di area lahan gambut dan semak belukar. Tim gabungan langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan sarana yang tersedia, di antaranya kendaraan roda dua, roda empat, kendaraan roda enam, alkon, pompa hydrant, selang fire hose, dan jet shooter.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±5 hektare dan merupakan lahan gambut dengan vegetasi semak belukar yang berada dalam wilayah IUP PT. Kartawira Sera Lestari.

Setelah proses pemadaman, personel gabungan melanjutkan patroli dan pendinginan di sekitar lahan bekas terbakar. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala, mengingat karakteristik lahan gambut yang mudah menyimpan panas di dalam tanah.

Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, S.E., menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara bersama-sama dan cepat sebagai bentuk sinergitas dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.

Berkat kesigapan seluruh personel dan dukungan masyarakat, kegiatan penanganan hotspot berlangsung aman dan kondusif. Polsek Dusun Timur juga terus mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.(Joe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *